JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Pendidikan karakter
Artikel Gaya Hidup Inspirasi

Apakah Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini Sangat Penting ?

Sumber : Dokumentasi pribadi

Jurnalikanews- Karakter dapat diartikan sebagai cara pola berpikir dan berperilaku seseorang yang dapat mencerminkan dirinya baik secara individu maupun secara bersama-sama, baik dalam lingkup keluarga, msyarakat dan bernegara. Untuk lebih singkatnya karakter merupakan pembawaaan seseorang yang didapatkan sejak kecil. Karakter sangat erat hubungannnya dengan nilai nilai agama, kejiwaan, akhlak dan budi pekerti seseorang yang membedakan seorang individu terhadap individu yang lainnya. Maka dari itu, penting untuk kita memberikan pendidikan tentang karakter terhadap anak usia dini.

Pada usia enam bulan sampai dengan satu tahun bagi seorang anak merupakan usia yang paling berpengaruh dalam perkembangan anak hingga tumbuh remaja, hal ini dikarenakan pada masa itu anak ada dalam masa “Usia Emas (Golden Age)” yang dimana pergaulan dan pendidikan yang ditanamkan kepada anak di usia ini akan menentukan karakter yang akan terbentuk dari anak itu ketika dewasa nanti. Jika anak itu mendapatkan pergaulan dan pendidikan moral dan karakter yang baik. Maka, kemungkinan besar anak itu di saat dewasa akan memiliki sifat dan karakter yang baik pula, begitu pun sebaliknya jika anak itu mendapatkan pergaulan dan pendidikan moral dan karakter yang buruk.

Bila kita perhatikan, saat ini tingginya tingkat kriminalitas, seperti maraknya penggunaan narkoba, kekerasan yang banyak terjadi dimana mana, dan rasa hormat terhadap orang lain semakin menurun, hal ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kesadaran tentang pentingnya pendidikan tentang pembentukan karakter untuk anak usia dini.

Lalu bagaimana caranya anak mendapatkan pergaulan dan pendidikan karakter yang baik ?. Yang pertama adalah peran orang tua dalam mendidik anak. Orang tua dalam keluarga merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam berhasil atau tidaknya dalam mendidik karakter anak, baik secara fisik seperti pemenuhan kebutuhan akan gizi anak, maupun secara psikologis seperti kebutuhan kasih sayang serta rasa aman dari gangguan apapun terhadap anak. Anak usia dini sangat sensitif terhadap apa yang ia lihat. Dan karena anak lebih sering bersama orang tua, maka anak akan mengingat dan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Maka dari itu peran orang tua disini sangatlah penting.

Sumber : Dokumentasi pribadi

Kedua adalah lingkungan sekitar. Kondisi lingkungan di sekitar anak juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter tersebut. Kondisi lingkungan disini meliputi, pergaulan yang ada dalam lingkungan tersebut, seperti apa tata bahasa yang digunakan di lingkungan tersebut dan sikap orang-orang yang ada di lingkungan tersebut. Jika kondisi lingkungan yang ada disekitar anak baik kemungkinan karakter yang terbentuk dari anak tersebut akan baik pula. Sebaliknya jika kondisi lingkungan yang ada di sekitar anak tersebut buruk, maka akan berakibat buruk juga terhadap anak tersebut.

Selain peran orang tua dan kondisi lingkungan. Selanjutnya hal yang mempengaruhi pembentukan karakter seorang anak yaitu pendidikan  yang ditanamkan terhadap anak tersebut. Ada beberapa nilai- nilai yang sangat wajib tertanam untuk anak usia dini agar memiliki karakter yang baik. Diantaranya yaitu taat kepada agama, jujur dan baik dalam perkataan maupun perbuatan, bertanggung jawab atas hal yang dia lakukan, memiliki rasa percaya diri, mandiri, demokratis, peduli terhadap sesame, hormat dan sopan kepada orang tua dan orang lain, disiplin dalam segala hal, dan pekerja keras. Nilai- nilai ini sangat penting dan sangat menentukan karakter yang akan terbentuk untuk seorang anak jika dewasa nanti.

Itulah pentingnya pendidikan dalam hal pembentukan karakter untuk anak usia dini. Hal ini dapat menentukan bagaimana sifat dan karakter anak saat dewasa nanti. Walaupun akan banyak sekali faktor-faktor lain yang dapat merubah sifat dan karakter anak saat dewasa nanti. Namun menanamkan nilai-nilai kebaikan sedari kecil sangatlah wajib dan penting agar anak dapat memiliki sifat dan karakter yang baik pula. Ibaratnya sebelum anak belajar banyak tentang banyak ilmu lainnya, maka anak perlu memiliki sikap dan moral yang baik, sehingga dengan sikap dan moral yang baik tersebut akan lebih mudah bagi anak untuk menambahkan dan memperoleh ilmu-ilmu lain. (Tos)

Tinggalkan Balasan