JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Masjid high tech
Artikel Recent Update Teknologi

Sistem Sterilisasi Canggih yang dimiliki Masjid ini, Kerennn!!!

Jurnalikanews- Semenjak Covid-19 ini menular ke berbagai negara di dunia, semua negara melakukan pencegahan maksimal salah satunya ialah lockdown. Sementara itu vaksin yang telah dikembangkan perusahaan dan universitas di seluruh dunia saat ini sudah 95 sampai 100 vaksin untuk Covid-19, namun dari jumlah tersebut hanya 3,34 persen atau sekitar lima atau enam vaksin yang sukses masuk clinical trial phase atau uji coba terhadap manusia , ungkap Muhammad Hanafi sebagai kandidat Doktor bidang Rekayasa Genetik dan peneliti vaksin Universitas Oxford. Kabar tesebut membuat setiap pakar dan ahli bekerja sama dalam membuat teknologi yang mampu meminimalisir adanya virus ini di tempat-tempat yang sangat umum, misalnya sistem sterilisasi canggih yang diterapkan di Masjidil Haram, Arab Saudi ini.  

Disetiap pintu masuk terdapat teknologi canggih yang dapat mengukur suhu tubuh sejumlah orang sekaligus yang muncul dilayar cerdas, ini terjadi karena adanya kamera thermal yang bisa memindai panas jamaah dari jarak 6 meter. Selain itu pula jemaah yang melewati pintu ini akan langsung disterilisasi dengan spray sanitizer dari kepala hingga kaki, karena canggihnya alat ini cairan spray sanitizer tersebut  tidak terlihat dan tidak membasahi pakaian jemaah.

Langkah  tersebut merupakan bagian dari inisiatif bersama yang dilakukan pemerintah guna memutus rantai penularan Covid-19 disana, selain itu juga setiap orang yang akan menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan melewati pintu sterilisasi canggih juga, ungkap Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi. Dengan begitu Jemaah Masjidil Haram saat ini bisa menjalani ibadahnya dengan rasa aman dan nyaman disana. Walaupun jemaah yang mengunjungi Masjidil Haram ini harus melewati pintu sterilisasi dan menerapkan protokol kesehatan, namun tidak menyurutkan hati jemaah untuk beribadah di tanah suci ditengah Pandemi Covid-19 saat ini. (FSA)

Tinggalkan Balasan