JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Berita Internal Recent Update

Miskoordinasi Jurnalika dengan Saseka terkait GBPO, Seperti Ini Klarifikasinya

Penampilan Petrus Mahendra
Sumber : Dokumentasi Jurnalika

Jurnalikanews- Jumat (28/8) terjadi miskoordinasi antara Jurnalika dengan Saseka terkait Garis-garis Besar Program Organisasi (GBPO) pada agenda Open House 1 saat OKPK. Pada video yang dipersiapkan Jurnalika terdapat penampilanPetrus Mahendra serta opening dance ketika berlangsungnya acara Jurnalika Fair 15. Hal ini dianggap menyinggung ranah dari Saseka.

            Setelah terjadinya insiden tersebut, Jurnalika yang diwakili oleh Iqbal Hamzah selaku ketua melakukan mediasi dengan Ketua Saseka Muhammad Rezhi N dengan dua anggotanya, disertai juga perwakilan DPM dan Presiden Mahasiswa IMAKA sebagai mediator. Pada pembahasan tersebut Rezhi mempermasalahkan kurangnya koordinasi kepada Saseka.

            “tidak ada koordinasi dari penampilan yang sudah ada” tegas Rezhi

            Dalam tanggapannya, Iqbal mengatakan bahwa video yang digunakan oleh Jurnalika dalam OPH 1 salah satunya berfokuskan secara umum tentang Jurnalika Fair beserta isinya sehingga penampilan dari Guest Star pun harus dimasukan juga sebagai daya tarik dari program acara ini. Tak hanya itu Iqbal juga menyampaikan bahwa video ini merupakan dokumentasi Jurnalika Fair 15.

            “video yang Jurnalika pakai dalam OPH 1 ini merupakan dokumentasi Jurnalika Fair 15, sehingga menurut kami dokumentasi itu merupakan hak kami untuk dipergunakan” tanggap Iqbal.

            Namun, Rezhi menanggapi kembali dan menyatakan bahwa video dokumentasi itupun dikatakan sebagai penampilan dan menampilkan ranah dari Saseka serta tidak adanya koordinasi yang sampai ke Saseka. Perwakilan dari DPM pun menyepakati bahwasanya video yang digunakan oleh Jurnalika menyinggung dari GBPO Saseka. Solusi atas permasalahan tersebut pun mulai dibahas.

            Pihak Saseka menuntut Jurnalika untuk memposting permintaan maaf di akun sosial media Instagram Jurnalika selama sebulan dengan posisi postingan di paling atas postingan Instagram serta klarifikasi atas permasalahan ini. Namun Iqbal meminta permintaan maaf serta klarifikasi tersebut dijadikan satu dalam bentuk pemberitaan agar permasalahan dapat dengan runtut disampaikan sehingga tidak ada kesalahpahaman dari pihak manapun.

            “Maka dari itu, saya mewakilkan Jurnalika meminta maaf kepada Saseka atas kurang koordinasinya dari kami sehingga menimbulkan perkara ini. Penjelasan juga ingin saya sampaikan bahwasanya yang kami tampilkan pada dokumentasi Jurnalika Fair itu hanya merupakan program acara tersebut secara keseluruhan bukan berfokuskan pada menari dan musik yang merupakan ranah Saseka. Ranah dari Jurnalika seperti yang tercantum pada GBPO kami yaitu terkait kejurnalistikan, peran kami sebagai pers mahasiswa serta kerjasama dengan pihak luar yang berkaitan dengan kejurnalistikan.” Ucap Iqbal dalam permintaan maafnya serta klarifikasi dari permasalahan ini.

            Iqbal juga berharap dengan diberitakannya permasalahan ini maka perseteruan tidak berlanjut baik dari kedua belah pihak maupun dari luar.

            “..dengan sepakatnya atas penyelesaian permasalahan ini antara Jurnalika dan Saseka maka saya harap tidak ada dendam yang terpendam. Hal yang sama juga saya harapkan kepada para pembaca yang akan membaca berita ini karena permasalahan sudah diselesaikan secara baik.” (WAZ)

Tinggalkan Balasan