

Jurnalikanews – Sabtu, 29 November 2025, Alun-Alun Kota Bogor dipadati mahasiswa dan
masyarakat umum dalam gelaran AKA Food Festival 9 (AFF 9), festival kuliner tahunan
yang diselenggarakan oleh Program Studi Penjaminan Mutu Industri Pangan (PMIP)
Politeknik AKA Bogor. Tahun ini, AFF mengusung tema “Foodtopia 9: Jelajahi Rasa,
Taklukkan Arena!” yang menghadirkan perpaduan edukasi pangan, hiburan, dan ragam
kuliner UMKM lokal.
Festival ini tidak hanya menyuguhkan beraneka ragam kuliner dari berbagai tenant UMKM,
tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui talkshow seputar pangan aman,
pola konsumsi harian, dan bahan makanan yang perlu diperhatikan. Antusiasme terlihat dari
ramainya mahasiswa, civitas akademik, hingga masyarakat umum yang hadir sejak pagi.
Ketua pelaksana, Revan, mengungkapkan bahwa pendanaan serta proses persiapan panjang
yang telah dimulai sejak Maret menjadi tantangan terbesar dalam penyelenggaraan AFF 9. Ia
juga menegaskan bahwa acara ini memang merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan
untuk memperingati Hari Pangan Sedunia, sekaligus menjadi wadah untuk memperluas
jaringan dan memperkenalkan UMKM kepada masyarakat luas.

Acara dimulai pukul 08.10 WIB dengan penampilan tarian pembukaan dari SASEKA
(Sanggar Seni AKA), kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan talkshow spesial bertema
“Pangan Cerdas untuk Generasi Emas.” Talkshow ini menghadirkan Chef Kumink (Head
Chef MBG Kota Bogor), Zaid Sayyid Ahsan (Regulatory Affairs PT Symrise), dan dipandu
oleh moderator Verent Putri Ramandini (Fragrance Lab Technician PT Symrise).
Pada siang hingga sore hari, festival dilanjutkan dengan berbagai kegiatan menarik seperti
lomba band, lomba dekorasi kue, mini games berhadiah, pembagian doorprize, dan
pengumuman pemenang. Pukul 17.00 WIB, acara resmi ditutup dengan penampilan live
music dari Element X, SASEKA, dan Suvarnagita yang menambah kemeriahan penutupan
AFF 9.
Banyak pengunjung berharap AKA Food Festival dapat terus menjadi agenda tahunan karena
dinilai memberikan manfaat nyata serta pengalaman yang berkesan bagi masyarakat. Selain
itu, pengunjung seperti Xavier dan Bayu memberikan masukan agar tenant kuliner
menambah pilihan makanan berat seperti nasi di tahun berikutnya agar pengunjung dapat
menikmati hidangan yang lebih mengenyangkan. (AZR/WNO)