Efek Tertentu dari Vaksinisasi Covid-19

Jurnalikanews– Setiap vaksin memiliki efek samping. Efek samping ini biasanya terlihat saat uji klinis, termasuk pada vaksin covid-19. Munculnya efek samping dari vaksin tergantung dari imun tubuh masing-masing orang dan tipe vaksinnya. Efek samping setelah vaksinisasi ini bermacam-macam mulai dari nyeri pada lokasi suntik, pusing, demam, hingga mual. Namun rupanya efek samping dari vaksinisasi covid-19 ini tidak dialami oleh semua orang yang artinya ada sebagian orang yang merasa sakit setelah divaksin, dan sebagian orang lainnya tidak merasakan efek apapun.

Menurut ahli biologi molekuler Ahmad Utomo, dalam vaksin ada dua komponen utama, yaitu zat aktif dan ajuvan. Setiap vaksin menggunakan ajuvan yang berbeda. Ajuvan ini yang kemungkinan bisa menimbulkan reaksi. “Misalnya Sinovac ajuvannya aluminium atau pada Pfizer dan moderna, yang berfungsi sebagai ajuvan adalah komponen nano partikel pembungkus RNA. Ini bisa menimbulkan reaksi orang yang alergi pada komponen tersebut” Ucap Ahmad.

Namun apabila efek samping vaksin yang muncul sesuai dengan yang dilaporkan pada uji klinis vaksin, tidak menyebabkan efek yang berkelanjutan, atau bahkan menyebabkan kematian, itu berarti vaksin masih dalam kategori aman, tutur Ahmad. “Seperti di Sulawesi Utara, kejadian ikutan yang muncul setelah vaksin ada mual, demam, ada juga lemas otot, ya sebetulnya efek yang muncul dari vaksin AstraZeneca memang seperti itu, sama seperti yang sudah dilaporkan di uji klinis fase 1, fase 2” jelas Ahmad. Dilansir dari kompas.com. (AS)

Tinggalkan Balasan