JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Gaya Hidup Kesehatan Recent Update

Kondisi New Normal Di Jakarta

Sumber : mainsepeda.com

Jurnalikanews- Senin, 8 Juni 2020 mulai terlihat sejumlah perkantoran di kawasan Ibukota sudah kembali normal dengan menetapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan kondisi pandemi seperti ini masyarakat dituntut untuk hidup sehat ditengah pandemi ini, sehingga masyarakat lebih memilih hidup sehat dengan bersepeda.

Minggu, 7 Juni kemarin, stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, sudah dibuka. Banyak warga memadati areal GBK untuk berolahraga setelah bosan berdiam diri selama tiga bulan di rumah. Perlahan tapi pasti, semua aktivitas masyarakat, pusat perbelanjaan dan transportasi umum juga akan dibuka lagi.

Kondisi itu terjadi sejak pemerintah pusat mengurangi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menerapkan new normal alias tatanan hidup baru di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19). Setelah masa perpanjangan PSBB di Jakarta berakhir pada 4 Juni 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Anies lebih memilih menamakan tahapan baru ini PSBB Transisi ketimbang new normal. Alasannya, supaya lebih familiar di telinga masyarakat.

“Mengenai penamaan, memang ini harus pesannya sama. Kemarin kita diskusi. Nama yang begitu dengar tahu maknanya. Nama normal baru itu kan banyak yang belum tahu. Kalau aman, pasti tahu, sehat pasti tahu, produktif jelas,” ungkapnya dalam rapat bersama jajaran Pemprov Jakarta yang diunggah akun YouTube resmi milik Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 5 Juni.

Pada Sabtu, 11 Juli 2020 masyarakat di Ibukota sudah menjalankan hidup sehat dan berusaha untuk hidup berdampingan dengan coronavirus dan tetap melawan dengan Covid-19 ini. Per Minggu, 12 Juli 2020 jumlah terkonfirmasi covid-19 total 75.699, jumlah yang sembuh total 35.638, dan yang meninggal total 3.606. Walaupun angka yang terkonfirmasi Covid-19 masih tinggi di Indonesia, masyarakat di Ibukota sudah melakukan hidup sehat dengan didampingi protocol kesehatan standar pencegahan Covid-19.

Sejumlah mal di Jakarta sudah kembali beroperasi dengan protocol kesehatan pencegahan Covid-19, masyarakat Jakarta-pun masih merasa sedikit takut untuk pergi ke mal karena kondisi pandemi seperti ini yang bisa menulari ke tubuh mereka dan keluarga terdekat mereka, sehingga mal di Jakarta-pun masih terlihat sepi. Pasar-pasar di Jakarta-pun ada yang tidak beroperasi karena salah satu pedagangnya yang terkena Covid-19, tetapi ada beberapa pasar yang beroperasi seperti biasa yang menetapkan protocol kesehatan pencegahan covid-19. Sejumlah tempat ibadah seperti masjid dan gereja sudah dibuka kembali dengan menetapkan kondisi “new normal” dengan protocol kesehatan pencegahan Covid-19.

Oleh karena itu, pada masa pandemi seperti ini masyarakat dihimbau untuk tetap hidup sehat dan berusaha hidup berdampingan dengan corona virus ini. Pemerintah sedang melakukan “misi penyelamatan” untuk menurunkan penyebaran corona virus di Indonesia, semua lembaga kesehatan sedang berlomba untuk membuat vaksin untuk virus corona ini. Kita sebagai masyarakat tetap disiplin dengan kebijakan pemerintah yang ada, seperti keluar rumah menggunakan masker, selalu membawa ‘hand sanitizer’ dan selalu mencuci tangan dengan sabun ketika setelah berpergian saat dirumah. (IDS)

Tinggalkan Balasan