JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Bisnis Gaya Hidup Hiburan Inspirasi Recent Update Saduran Teknologi

Teknologi Pertanian Untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan

Sumber: www.wartaekonomi.co.id

Jurnalikanews – Keadaan masyarakat zaman sekarang sudah mulai bergantung pada teknologi. Teknologi merupakan keadaan pengetahuan manusia saat ini tentang bagaimana cara untuk memadukan sumber-sumber, guna menghasilkan produk-produk yang dikehendaki, menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memuaskan keinginan. Setiap orang dituntut untuk bisa memenfaatkan teknologi, agar bisa tetap bersaing.

Hampir semua aktivitas memerlukan teknologi, tak terkecuali di bidang pertanian, karena semakin besarnya permintaan akan kebutuhan pokok. Pada bidang ini, teknologi sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tani. Selain itu, biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh petani pun bisa ditekan dengan hasil produksi yang meningkat.

Saat ini, Indonesia sudah mulai menggunakan tenologi pertanian, diantaranya:

  • Mesin pemilah bibit unggul

Sebelum adanya teknologi ini, petani tidak bisa menentukan bibit mana yang akan menghasilkan tumbuhan terbaik, kini dengan teknologi pertanian, hal tersebut bisa diketahui, sehingga setiap bibit akan menghasilkan tanaman yang berkualitas.

  • Transplanter

Transplanter merupakan alat penanam bibit dengan jumlah, kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Penyemaian bibit dengan cara ini dapat memberikan keseragaman pada bibit dan dapat diproduksi dalam jumlah besar. Mesin ini dapat bekerja lebih cepat, akurat dan stabil.

  • Teknologi Modifikasi Cuaca

Teknologi Modifikasi Cuaca adalah sebuah pemanfaatan teknologi yang berupaya  inisiasi ke dalam awan. Agar proses yang terjadi di awan lebih cepat, dibandingkan dengan proses secara alami. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan mempercepat jatuhnya hujan, dan lahan pertanian tidak kekurangan air.

  • Indo combine harvester

Dengan menggunakan teknologi pertanian indo combine harvester petani akan dimudahkan dalam urusan memanen padi. Dengan mesin ini, petani tidak lagi membutuhkan banyak orang untuk memanen padi, karena satu mesin ini hanya butuh tiga orang saja, dengan kapasitas kerja empat sampai enam jam per hektar.

Penggunaan alat dan mesin tanam merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja, karena dalam sistem usahatani padi penanaman merupakan salah satu kegiatan yang banyak menyita tenaga kerja, selain itu diperlukan kecepatan waktu tanam agar didapat keseragaman tanaman. Dengan dibantu oleh teknologi, produktivitas dan kualitas tanaman pun akan semakin meningkat, dan siap memenuhi lonjakan permintaan akan kebutuhan pokok. (RLQ)

Sumber:

https://m.kumparan.com/techno-geek/5-teknologi-pertanian-yang-diterapkan-di-indonesia-1552762206695143071

https://pengasih.kulonprogokab.go.id/detil/1067/cara-menulis-berita

https://www.bppt.go.id/teknologi-sumberdaya-alam-dan-kebencanaan/3783-teknologi-untuk-dorong-peningkatan-produktivitas-pertanian

Tinggalkan Balasan