NOBAR Peristiwa 20 Tahun Reformasi

jurJurnalikanews- Melalui kementrian kajian dan strategi, BEM IMAKA Romansa Juang mengadakan kegiatan NOBAR (Nonton Bareng) untuk memperingati 20 tahun reformasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Politeknik AKA Bogor, gedung C lantai 2 kelas 2A pada tanggal 17 Mei 2018 pada pukul 16.00 hingga pukul 17.30 WIB. Acara yang dihadiri oleh mahasiswa Politeknik AKA Bogor ini merupakan rangkaian bukti pergerakan mahasiswa dimana puncaknya yaitu pada tanggal 21 Mei 2018, yang bertujuan untuk mengingat bagaimana jiwa seorang mahasiswa ketika ada sebuah kebijakan yang tidak sesuai dengan rakyat.
Tahun 1998 atau 20 tahun silam merupakan peristiwa yang bersejarah bagi Indonesia, khususnya mahasiswa. Saat itu merupakan tonggak pergerakan mahasiswa dalam memperjuangkan hak rakyat akan kerakusan penguasa, kala itu rezim Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun sudah membuat banyak kekacauan. Bukan hanya itu, pada rezimnya KKN (korupsi,kolusi, dan nepotisme) sudah merajalela.
naReformasi merupakan sebuah capaian dari pergerakan mahasiswa yang butuh perjuangan, bahkan banyak yang harus meregang nyawa seperti tragedi Trisakti dan tragedi Semanggi. Kementrian kajian dan strategi berharap agar mahasiswa terketuk hatinya untuk memperjuangkan hak serta keresahan rakyat Indonesia saat ini. Seorang mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat sehingga mahasiswa diharapkan mengerti seperti apa seharusnya mereka sebagai mahasiswa.
 
Dalam kegiatan ini kita bisa melihat bagaimana jiwa seorang mahasiswa bergerak untuk melakukan gerakan yang memiliki banyak resiko dan tidak mudah. Namun, mereka tidak gentar dengan semua itu dan tetap menyuarakan apa yang mereka anggap benar serta diingat oleh pemerintah.
Tidak hanya Politeknik AKA Bogor, kampus lain pun melakukan kegiatan yang sama sebagai rangkaian untuk menuju aksi nasional tanggal 21 Mei 2018 dengan konsep yang berbeda. Dengan tujuan untuk mengingat kembali peristiwa reformasi tahun 1998 yang sangat bersejarah bagi pergerakan mahasiswa.
Mahasiswa seharusnya mengerti bagaimana peran mereka sebagai social control, agent of change, moral force, serta iron stock. Namun belakangan ini semangat pergerakan mahasiswa seakan hilang dan pudar, ini membuat suara rakyat banyak tidak tersalurkan ke pemerintah.(ILY/MLK)

  • Instgram : @Jurnalika
  • Line : @igx5444h
  • Website : jurnalika-News.com
  • Twitter : @jurnalika
  • Facebook : Jurnalika Bogor
  • YouTube : Jurnalistik Politeknik AKA

 

Tinggalkan Balasan