JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Earth Day 2026 Jadi Ajang Olahraga Sekaligus Kampanye Lingkungan

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Pada hari Minggu (24/05/2026) telah dilaksanakan kegiatan AKA Earth Day 2026 yang bertempat di Cibinong Setu Plaza, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk peringatan Hari Bumi sekaligus ajakan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui berbagai rangkaian acara yang edukatif dan interaktif.

Salah satu kegiatan utama yang paling menarik perhatian peserta adalah Fun Run 5K yang diikuti dengan antusias sejak pukul 05.15 WIB, peserta mulai memadati area kegiatan untuk melakukan registrasi dan mempersiapkan diri sebelum acara dimulai.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sesi pemanasan bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyampaian safety concern, hingga doa bersama sebelum peserta diberangkatkan untuk mengikuti Fun Run 5K. Tepat pada pukul 06.30 WIB, peserta resmi dilepas oleh panitia dan mulai mengikuti rute lari yang telah dipersiapkan.

Peserta terlihat tetap semangat mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga mengajak peserta untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.

Ketua Pelaksana AKA Earth Day 2026, Indah, menjelaskan alasan dipilihnya konsep fun run yang digabungkan dengan aksi peduli lingkungan karena dinilai sesuai dengan identitas Kota Bogor yang dikenal aktif dengan kegiatan olahraga lari.

“Karena kita di Bogor, yang memang identik dengan kegiatan lari, jadi kita memilih mengadakan fun run. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan DLH terkait bibit tanaman, jadi peserta yang mendaftar mendapatkan bibit yang nantinya bisa ditanam kembali sebagai bentuk kepedulian lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses persiapan acara tidak berjalan dengan mudah. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi panitia yaitu membangun komunikasi dan menyatukan pemikiran seluruh panitia selama proses persiapan berlangsung.

“Sebetulnya tantangannya banyak banget, apalagi sempat ada pengunduran waktu juga. Tapi yang paling berat itu komunikasi dan menyatukan pikiran. Walaupun begitu, semuanya tetap berusaha dan akhirnya bisa saling mendukung sampai acara terlaksana,” tambahnya.

Meski sempat mengalami kesulitan dalam menarik minat peserta di awal persiapan, panitia mengaku bersyukur karena jumlah peserta dan pengunjung yang hadir telah memenuhi target yang diharapkan.

“Awalnya memang cukup sulit menarik peserta, tapi ternyata di hari pelaksanaan antusiasmenya besar banget dan alhamdulillah sudah memenuhi ekspektasi panitia,” ungkap Indah.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Setelah kegiatan fun run selesai, peserta dan pengunjung kemudian diarahkan menuju area Race Village yang menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan lain. Mulai dari hiburan, pembagian hadiah, hingga kegiatan penanaman bibit pohon turut memeriahkan AKA Earth Day 2026. Kegiatan penanaman bibit pohon juga menjadi salah satu bentuk ajakan untuk lebih peduli lingkungan sekaligus menjaga kelestarian alam.

Antusiasme peserta juga terlihat dari berbagai tanggapan positif yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Anggi, mengaku mengetahui informasi acara ini dari saudaranya yang berkuliah di Politeknik AKA Bogor.

Kemeriahan AKA Earth Day 2026 di Bogor mendapat sambutan hangat dari para peserta dan pengunjung. Seorang peserta mengetahui acara ini dari saudaranya yang kuliah di Politeknik AKA Bogor mengaku awalnya hanya iseng ikut karena hobi berlari, ternyata kegiatan tersebut sangat seru. “Kegiatan ini memberikan pengalaman menyenangkan karena bisa menggabungkan olahraga sekaligus aksi peduli lingkungan dalam satu acara,” ujarnya. Ia menambahkan, meskipun suasana sempat terasa ramai dan sedikit berdesakan acara seperti ini dinilainya sangat penting, terutama di tengah tren lari yang kian digandrungi anak muda. Sementara itu, pengunjung bernama Dzikri, mahasiswa Politeknik AKA Bogor, mengaku sangat terkesan dengan kemeriahan acara yang diselenggarakan oleh kampusnya sendiri. “Yang paling menarik itu melihat teman-teman tampil membawakan beberapa lagu, karena saya sangat mendukung mereka,” katanya. Dzikri pun mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali mengikuti kegiatan serupa jika digelar di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga lingkungan tidak hanya berhenti pada peringatan Hari Bumi, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh generasi muda. (NKSS/BIPH)