JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Burnout: Saat Ambisi Justru Menghancurkan Diri

Sumber : Pinterest

Jurnalikanews- Burnout merupakan kondisi seseorang yang mengalami kelelahan secara
fisik, mental, maupun emosional yang dapat berdampak pada penurunan kinerja. Seseorang
akan merasa kehilangan minat untuk melakukan aktivitas apapun dan mudah letih pada saat
berkegiatan.
Burnout bukan hanya kelelahan biasa, seringkali orang salah mengira bahwa dirinya hanyalah
kelelahan biasa dan pada akhirnya berdampak pada kesehatan mental mereka. Maka dari itu,
penting bagi kita untuk mengenali bagaimana ciri-ciri seseorang mengalami burnout agar
dapat membedakan burnout ini dengan lelah biasa.
Seseorang yang mengalami burnout akan cenderung menutup diri dari lingkungan sosial,
perasaan stres dan frustasi yang dirasakan dari tuntutan pekerjaan terus menerus dapat
membuatnya bersikap sinis terhadap orang-orang di sekitarnya.
Ciri-ciri burnout berikutnya adalah sulit untuk mengontrol emosinya atau cenderung mudah
marah dan tersinggung, terutama jika semuanya tidak berjalan sesuai dengan ekspektasi.
Kondisi ini juga dapat terjadi akibat pekerjaan yang terus bertambah dan menumpuk dapat
membuat seseorang menjadi lebih sensitif.
Selain itu para penderita burnout juga akan lebih mudah terjangkit penyakit, seperti flu, sakit
perut, badan pegal-pegal, dan lain sebagainya. Sakit kepala juga kerap kali terjadi pada orang
yang mengalami burnout, seperti insomnia, gangguan kecemasan, hingga depresi juga dapat
terjadi.
Bagaimana cara mengatasi burnout? yang pertama jaga keseimbangan hidup, terapkan work
life balance. Hal ini dapat dilakukan dengan membagi waktu antara istirahat, bekerja, dan
melakukan aktivitas sehari-hari.
Ceritakanlah apa yang kamu rasakan pada orang terdekat, jangan terbiasa memendam emosi
karena itu akan memicu munculnya burnout. Coba terapkan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, tidur yang cukup, mengonsumsi makanan sehat, dan rutin melakukan meditasi
atau yoga untuk membantu mengelola stres.
Jika burnout semakin sulit untuk diatasi dan sudah cukup mengganggu aktivitas sehari-hari
cobalah hubungi bantuan medis professional dengan konsultasikan masalah kamu kepada
psikolog atau psikiater.
Jangan meremehkan gejala awal terjadinya burnout jika tidak ingin berdampak besar pada
kesehatan mental, dan mengganggu kestabilan hidup. Terus tanamkan pikiran yang positif
untuk mencegah pemicu overthinking dan kelelahan mental agar dapat terbebas dari burnout.
(NSF)

Referensi:
 Ciri-Ciri Burnout dan Cara Mengatasinya – Alodokter
 Apa itu Burnout? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya