JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Earth Day : Comeback Setelah Vakum 7 Tahun

 

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Jurnalikanews- Sabtu, 3 Mei 2025, berlangsung acara AKA Earth Day yang dilaksanakan di
Gedung F lantai 2. Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi Pengolahan Limbah
Industri, yang telah vakum sejak tahun 2018. Acara ini baru diadakan kembali dengan tema
“Eco Action : Dari Kita Untuk Dunia”. Inti dari acara ini adalah talkshow dan workshop
dengan pemateri Bapak Muhammad Rajif Shirojudin dari DLH Provinsi Jakarta dan Bapak
Daman Sutaiwan dari organisasi Sumpah Sampah.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Pembantu
Direktur 1, Ketua Program Studi Pengolahan Limbah Industri, Presiden Mahasiswa, dan
Ketua Pelaksana. Acara dilanjutkan dengan ceremony penanaman bibit pohon oleh Ketua
Program Studi Pengolahan Limbah Industri, beberapa perwakilan dosen, dan panitia.
Acara selanjutnya adalah talkshow sebagai inti acara dengan pemateri Bapak Muhammad
Rajif Shirojudin dari DLH Provinsi Jakarta. Tema talkshow adalah Zero Waste : Mewujudkan
Hidup Tanpa Sampah di Era Modern. Beliau menjelaskan pentingnya zero waste pada saat ini
untuk meminimalkan jumlah sampah serta menjelaskan betapa pentingnya kesadaran untuk
peduli terhadap sampah. Beliau juga menjelaskan tentang strategi dalam pengolahan sampah,
terutama di daerah Provinsi Jakarta.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Acara dilanjutkan dengan workshop oleh organisasi Sumpah Sampah. Bapak Daman
Sutaiwan sebagai pendiri Sumpah Sampah menjelaskan sedikit tentang kategori-kategori
sampah, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung cara mendaur ulang sampah dengan
mengajak para peserta untuk mencoba.
Acara AKA Earth Day mendapat antusiasme yang cukup baik dari para peserta seminar dan
workshop. “Banyak banget manfaat dari AKA Earth Day, terutama meningkatkan kepedulian
kita terhadap lingkungan, terlebih lagi menjelaskan pengelolaan sampah dan membuat kita
lebih aware terhadap lingkungan. Semoga acara ini dilakukan lagi event-event seperti ini,”
ucap Rikri selaku salah satu peserta AKA Earth Day.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Rangkaian acara selanjutnya pada AKA Earth Day adalah kegiatan penanaman bibit pohon
yang dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2025 di Taman Heulang, Kota Bogor. Menurut
Koordinator Acara, Azka, kegiatan ini merupakan salah satu upaya reboisasi atau
penghijauan lingkungan. Selain itu, penanaman bibit pohon ini juga bertujuan untuk
mengajak masyarakat agar lebih peduli dan sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Acara diawali dengan senam bersama. Meskipun cuaca kurang mendukung, para peserta
tetap bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Setelah senam, acara dilanjutkan dengan
sambutan dari Kepala Program Studi Pengolahan Limbah Industri, Ibu Diana, serta sambutan
dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. Awalnya, acara ini dijadwalkan
mengundang Wali Kota Bogor, namun karena adanya kendala, beliau tidak dapat hadir.
Selanjutnya, dilakukan demonstrasi penggunaan eco enzyme yang disambut antusias oleh
peserta. Dimana Eco enzyme ini dibuat dari bahan dasar sampah organik dalam kegiatan ini
menggunakan limbah kulit nanas, dengan penambahan gula, dan air. Tujuan dibuatnya eco
enzyme adalah agar dapat digunakan untuk pembersih serbaguna, dan pupuk tanaman.
Kegiatan ini juga diikuti dengan kuis berhadiah serta penukaran botol plastik yang dapat
ditukar dengan bibit pohon sebagai bentuk apresiasi.
Menurut Aurora, Ajeng, dan Lupir, mahasiswa dari berbagai kampus yang mengikuti acara
ini, AKA Earth Day memberikan pengalaman dan ilmu baru, sekaligus meningkatkan
kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat
terus dilaksanakan dan dikembangkan karena memberikan manfaat besar bagi kesadaran
lingkungan masyarakat.
Acara ditutup dengan penanaman berbagai jenis bibit pohon secara simbolis di sekitar Taman
Heulang, yang dilakukan bersama oleh panitia dan peserta. (EAF/AMR/ZFF/IR)