

Sumber: Dokumentasi Pribadi
Jurnalikanews- Hari Sabtu (11/12) telah dilaksanakan acara AKA Food Festival 5 yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom dan live streaming Youtube. Acara ini dimulai pada pukul 09.00 WIB serta dihadiri oleh 121 peserta.
AKA Food Festival atau yang biasa disebut AFF merupakan acara tahunan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Politeknik AKA Bogor dari program studi Penjaminan Mutu Industri Pangan. AFF 5 menunjukkan bahwa acara ini sudah berlangsung selama 5 tahun di mana tahun ini menginjak tahun kelima. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa atau khalayak umum mampu memahami lebih jauh serta menambah pengetahuan tentang industri, khususnya industri pangan 4.0.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini juga untuk memperingati hari pangan Internasional yang jatuh pada tanggal 16 Oktober.
Rangkaian acara dari AFF 5 ini dilaksanakan dua hari yang dimulai dari tanggal 11-12 Desember. Hari pertama acara AFF ini digunakan untuk webimnar dan lomba kemudian, keesokan harinya akan diadakan dapur pangan diselingi dengan pembagian masker gratis.
“AKA Food Festival 5: Industri pangan cerdas untuk Indonesia emas” merupakan jargon dari AKA Food Festival tahun ini. AFF 5 ini tak kalah menarik dari tahun sebelumnya, hal ini disebabkan adanya webinar pangan yang bertemakan ‘Keefektifan Produktivitas bersama SDM Cerdas Di Era Industri Pangan 4.0’.
Inti acara ini berada pada webinar pangan yang dihadiri oleh pemateri dari PT Indolakto bernama Ibu Retno Ayu Adityati dan Bapak Robby Romadona serta dimoderatori oleh Adjie Afliarso yang merupakan mahasiswa Politeknik AKA Bogor.
“Untuk mendatangkan pemateri tersebut Alhamdulillah tidak ada kendala dikarenakan dibantu oleh akademik juga” ujar M. Rasyid. Kemudian dilanjut oleh pengumuman pemenang lomba mengkreasikan makanan. Terakhir dapur pangan sekaligus pembagian masker gratis.

Sumber: Dokumentasi Pribadi
Pada dapur pangan dilaksanakan secara luring dengan selalu mematuhi prokes yang ada. Dapur pangan dan pembagian masker sendiri dilaksanakan di beberapa jalur ada yang di lapangan sempur, lalu Stasiun Bogor, dan arah pakansari dengan sasaran yang dituju yaitu pengemis/pemulung, tukang parkir, dan orang yang membutuhkan lainnya.
Di sisi lain terdapat harapan dari ketua pelaksana kepada peserta yang mengikuti AFF 5 yakni agar lebih memahami lagi dan menambah pengetahuan tentang industri pangan 4.0 serta persiapan dalam jenjang karir di industri pangan.
Sementara itu, “Kegiatannya full ofline dikarenakan semoga tahun depan pandemik ini sudah berakhir dan juga semoga acaranya lebih menarik, lebih bervariasi kegiatannya juga”, ujar M. Rasyid selaku ketua pelaksana yang diharapkan untuk AFF berikutnya. (AF/MAN)