JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Pasola: Tradisi Perang yang Menyatukan Kehormatan dan Budaya Sumba

Sumber : Wonderful Indonesia

Jurnalikanews- Tradisi Pasola pada awalnya merupakan sebuah bagian ritual atau upacara adat setelah panen dan merupakan salah satu tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini. Upacara dan atraksi Pasola ini merupakan warisan budaya dari nenek moyang masyarakat Sumba yang menganut kepercayaan Marapu dan diwariskan secara turun-temurun.

Menurut legenda yang beredar, Pasola ini bermula dari kisah seorang wanita cantik di sebuah desa Sumba Selatan. Wanita tersebut dengan kekasihnya yang berasal dari desa Sumba Barat karena ia meyakini bahwa suaminya telah meninggal dunia saat pergi melaut dalam waktu yang cukup lama. Namun, pada suatu hari suaminya kembali dan memulai perang antara dua suku ini.

Dalam menghentikan konflik yang telah terjadi, wanita tersebut memilih untuk mengorbankan dirinya dengan terjun ke laut dan saat terjun ke laut ia menjelma menjadi nyale (cacing laut) yang akan muncul ke permukaan air laut dan digunakan untuk menentukan tanggal diselenggarakan tradisi Pasola setiap tahunnya.

Perayaan Pasola ini pada umumnya diadakan setiap tahun di antara bulan Februari dan Maret dan diselenggarakan di beberapa titik daerah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Perayaan ini berupa keterampilan adu kekuatan antara dua tim penunggang kuda tanpa pelana dengan mengenakan pakaian tradisional dan membawa tombak panjang dengan ujungnya yang tumpul.

Dalam keyakinan Marapu, Pasola ini diadakan sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada leluhur mereka atas panen yang sukses dan memastikan panen berikutnya juga dapat menghasilkan panen yang subur. Pasola diyakini sebagai simbol kesuburan dan juga untuk memperingati ikatan persaudaraan antar suku yang lahir dari sebuah pengorbanan. (NSF)

Referensi:

Artikel Pasola, Soal Hidup dan Mati: https://sumbahospitalityfoundation.org/id/pasola-soal-hidup-dan-mati/

Tejawati, N. L. P., Pramartha, I. N. B., & Pasa, Y. P. (2023). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Pasola Di Desa Pero Batang Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya. Jurnal Nirwasita, 4(2).