JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Pelantikan Pengurus BEM Periode 2025/2026 : Inovasi Baru “Membantu” Mahasiswa

Sumber : Dokumen Pribadi

Jurnalikanews – Pada Jum’at, 12 Desember 2025, pukul 19.30 WIB, dilaksanakan
pelantikan pengurus baru BEM IMAKA periode 2025/2026 bertempat di Aula Gedung B
lantai 3 Politeknik AKA Bogor. Acara dimulai dengan pembukaan, tanya kabar komponen,
tilawah Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan totalitas perjuangan
dilanjutkan pembacaan tata tertib serta rangkaian acara. Acara inti dimulai dengan perkenalan
para calon pengurus lalu, sesi tanya jawab dari forum terhadap calon pengurus yang dipandu
oleh Raffi Ahmad Fauzi selaku Menteri Koordinator Dalam Negeri periode 2025/2026
selama 20 menit kedepan.
Pertanyaan pertama yang dikemukakan oleh forum adalah bagaimana strategi calon pengurus
BEM dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga eksekutif di tengah sistem
kampus yang dinilai cukup strict. Menurut mereka peran BEM tidak selalu diwujudkan
melalui aksi demonstrasi tetapi fungsi advokasi dan pengabdiannya dapat dijalankan melalui
program inovatif yang langsung berdampak bagi mahasiswa. Calon pengurus diminta
menjelaskan komitmen mereka serta langkah apa yang akan mereka ambil agar organisasi
tetap berjalan tanpa melanggar aturan yang berlaku di kampus. Kemudian salah satu forum
bertanya “Apa inovasi kalian untuk periode ini? Dan bagaimana cara kalian
merealisasikannya?” ucap Linda Gusdiantini selaku Ketua Umum DPM periode 2025/2026.
“Inovasi tahun ini kita akan melakukan sosialisasi terhadap pemilik kos untuk pemasangan CCTV pada area kosan demi meminimalisir adanya laporan kehilangan barang berharga dari
para mahasiswa, untuk realisasinya kami sudah bicarakan lebih lanjut dengan akademik,”
jawab calon pengurus BEM.
Dilansir dari Instagram Politeknik AKA Bogor pada kiriman hari kamis, 11 Desember 2025
dilakukan sosialisasi kode etik mahasiswa kepada pemilik tempat kos/tempat hunian
mahasiswa di lingkungan sekitar kampus. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun
pemahaman bersama terkait tata tertib, etika bermukim, serta dukungan lingkungan hunian
yang aman, tertib, dan kondusif bagi mahasiswa. Melalui koordinasi ini, Politeknik AKA
Bogor terus berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang harmonis dan
berkelanjutan. jelasnya melalui keterangan pada kiriman tersebut.

Sumber : Dokumen Pribadi

Forum menilai bahwa inovasi tersebut belum cukup jika hanya berhenti pada tahap
sosialisasi. Forum menegaskan bahwa inovasi harus disertai aksi nyata berupa pemasangan
CCTV di area kos dalam kurun waktu maksimal satu bulan berdasarkan hasil diskusi para
calon pengurus yang akan dilantik. Forum juga menyepakati apabila dalam kurun waktu
tersebut pemasangan CCTV belum terealisasikan, maka konsekuensinya akan ditanggung
oleh seluruh pengurus BEM IMAKA periode 2025/2026 berupa penolakan Laporan
Pertanggungjawaban (LPJ) ketua periode tersebut. Ketentuan tersebut disepakati sebagai
bentuk komitmen calon pengurus yang akan dilantik terhadap pelaksanaan inovasi mereka.
Sebagian dari forum menyampaikan bahwa pertanyaan yang diajukan dalam forum dan
jawaban yang diberikan oleh calon pengurus yang akan dilantik masih kurang memuaskan untuk dapat menilai kesiapan calon pengurus secara menyeluruh. Namun, akibat keterbatasan
waktu peminjaman forum tidak dapat dilanjutkan.
Prosesi pelantikan calon pengurus BEM periode 2025/2026 dilanjutkan dengan pembacaan
ikrar yang dipimpin oleh Noor Rezky Fitriansyah selaku Presiden Mahasiswa periode
2025/2026 yang diikuti oleh seluruh anggota yang dilantik dan disaksikan oleh mahasiswa
Politeknik AKA Bogor yang menghadiri forum tersebut.
“Harapannya untuk pengurus BEM yang telah dilantik ini dapat kompak dalam menjalankan
tugasnya sebagai organisasi kemahasiswaan dengan menguatkan tekad dan niatnya karena
dalam setiap organisasi pasti akan dimintai waktu, pikiran, dan uangnya. Kekompakan
tersebut akan membuat komunikasi berjalan dengan baik sehingga permasalahan-
permasalahan dapat terpecahkan,” ujar Fatah Rizky Muhammad Presiden Mahasiswa periode
2018/2019 selaku salah satu forum yang menghadiri acara tersebut. (SNP/MMJA)