JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Berita Eksternal Recent Update

Selama Ramadhan, Zionis Larang Warga Palestina Masuki Al-Quds

news2

Jurnalikanews – Dilansir dari Era muslim, selama bulan suci Ramadhan, entitas penjajah Zionis Israel mengumumkan sejumlah peraturan baru yang akan membatasi warga Palestina untuk memasuki kota Al Quds dan beribadah di Masjid Al Aqsha. Ramadhan yang penuh berkah ini masih belum bisa meredakan konflik yang selama ini terjadi dengan penuh kekerasan, dengan berbagai tingkati ntensitasnya dan konflik gagasan, tujuan, dan prinsip-prinsip yang berada di balik semuanya

Bulan Ramadhan yang seharusnya dijadikan ajang untuk berlomba memanen pahala justru dibatasi dengan adanya peraturan-peraturan ini. Dalam peraturan kali ini, Tel Aviv akan melakukan pembatasan umur yang diperbolehkan untuk mendapat izin memasuki kota Al-Quds dan Al-Aqsha selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. Dan hal ini berlaku pada malam Lailatul Qadar di tanggal 27 Ramadhan.

Dengan peraturan baru ini, warga Palestina yang diizinkan masuk kota Al-Quds dan melaksanakan ibadah di Masjid Al-Aqsha hanyalah mereka yang berusia di atas 30 tahun dan telah mendapatkan izin khusus dari pemerintah Zionis.

Sedangkan untuk Hari Raya Idul Fitri dan malam Lailatul Qodar, entitas penjajah Zionis Israel akan mengeluarkan izin masuk ke Masjid Al Aqsha bagi perempuan yang telah berusia 30 tahun, dan bagi laki-laki yang berusia di atas 40 tahun. Sementara bagi wanita yang telah berusia di atas 40 tahun bisa masuk ke Al Aqsha tanpa izin pemerintah Zionis.

Selain itu pemerintah Zionis Israel juga akan membatasi izin bekerja bagi warga Palestina di Al Quds yaitu hanya 500 orang saja yang dapat izin masuk dan keluar lewat perlintasan Mathar ben Gorion dengan pemeriksaan kepolisian yang ketat. Adapun bagi warga Jalur Gaza, pemerintah Zionis Israel hanya mengizinkan 100 orang saja bagi mereka yang umurnya di atas 55 tahun pada hari Jum’at dan 300 orang di sisa hari lainya. (N.C)