JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Berita Eksternal Recent Update

Awas Infeksi “Virus Lari”

Jurnalikanews- Taman Sempur yang menjadi ikon Kota Bogor kembali dibuka pada Minggu (5/2/2017)  setelah revitalisasi selama 6 bulan. Warga Bogor menyambut antusias acara Grand Launching Taman Sempur yang berlangsung sejak jam 6 pagi tersebut. Grand Launching Taman Sempur dimeriahkan oleh Dimas Seto, Melani Putri,  Adera, pelari nasional Dimas Prayogo, Marching Band Zeni, Muspida, dan para atlet Bogor dari berbagai cabang olahraga.

...Pemandangan yang paling mencolok selama Grand Launching adanya sebanyak 300 pelari dari Komunitas Bogor Runner yang mengenakan kaos biru. Mereka mencoba jogging track yang ada di Taman Sempur yang merupakan bagian dari peresmian Taman Sempur selain parade dan lari estafet bersama para bintang tamu dan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Sebelum direvitalisasi, Taman Sempur telah menjadi base camp bagi para anggota Bogor Runner untuk melakukan segala aktivitas, salah satunya latihan lari bersama. Dan selama 6 bulan, kegiatan mereka dialihkan sementara ke Taman Heulang dan halaman Balai Kota Bogor.

Terkait dengan dicanangkannya Bogor sebagai City of Runner, Komunitas Bogor Runner sendiri memiliki target untuk dapat menyebarkan “virus lari” kepada warga Bogor. Karena jika semua warga Bogor gemar berolahraga, terutama olahraga lari, mereka akan mendapatkan manfaat dari kegemaran tersebut. Tidak hanya menyehatkan, tapi juga dapat meningkatkan produktivitas dalam melakukan berbagai kegiatan. Ditambah lagi dengan fasilitas Taman Sempur yang telah disediakan Pemerintah Kota Bogor untuk mendorong tercapainya Bogor sebagai City of Runner.

Salah satu anggota Bogor Runner, Kang Paud mengatakan fasilitas Taman Sempur saat ini sudah sangat bagus. “enak, sudah maksimallah untuk dipakai lari. Harapannya dijaga kebersihan dan kerapihannya karena ini fasilitas umum.” ujar Kang Paud.

Sudah selayaknya fasilitas umum dirawat dengan sebaik-baiknya dan masyarakat turut menjaga kebersihan Taman Sempur demi kenyamanan bersama. Terlebih lagi dengan dana Rp 2,2 M yang sudah dikeluarkan untuk merevitalisasi Taman Sempur, sungguh saying jika masyarakat yang tidak bertanggung jawab merusaknya. (ed)