JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal

Pedestrian dan Wajah Baru Bogor

Jurnalikanews- Pemerintah Kota Bogor rupanya terus berupaya menata wajah baru Kota Bogor, menganalisa dan mengurai kesemrawutan lalu lintas di tengah tingginya mobilitas pertambahan kendaraan dan minimnya akses jalan alternatif.

wajah

Minggu, 15 Januari 2017, Jalan pedestrian atau trotoar yang melingkari luasnya kebun raya bogor sampai istana bogor telah diresmikan. Acara ini berlangsung dari pukul 06.00 WIB sampai selesai. Keberlangsungannya diikuti dengan antusiasme warga Bogor, pasalnya acara ini di meriahkan dengan adanya acara “Bogor The city of Runner” yang dimana orang-orang berbondong-bondong mengelilingi Kebun Raya Bogor – istana Bogor melalui jalan pedestrian yang telah di bangun.

Acara “Bogor The city of Runner” diikuti oleh sekitar 1300 peserta dan turut dihadiri oleh beberapa sekolah di Bogor yang turut ikut serta menyemangati peserta lari “Bogor The city of Runner”. Selain itu , warga yang memiliki keterbatasan fisik seperti tuna netra pun ikut memeriahkannya dengan mengitari atau mengikuti pendestrian.

baru

Pedestrian ini nampaknya mendapat tempat di hati masyarakat Bogor, ini dapat dilihat karena masyarakat memiliki respon yang positif terhadap adanya pendestrian ini.
Selain menjadi salah satu wajah baru Kota Bogor, trotoar yang membentang luas ini diharapkan agar menambahkan minat masyarakat untuk berjalan kaki dalam upaya pengurangan sengkarutnya lalu lintas yang kerap kali terjadi. Selain untuk pejalan yan, sarana baru ini juga di lengkapi dengan jalur bersepeda.

Dikutip dari okezone.com pada tanggal 13 desember tahun 2016 lalu, Bima Arya selaku walikota Bogor berpendapat, pejalan kaki merupakan prioritas, hirarki pertama dalam transportasi sehingga kehadiran fasilitas pedestrian menjadikan Bogor sebagai surga bagi pejalan kaki, dan Pemkot mendorong masyarakat mau berjalan kaki.

Keberhasilan suatu program tidak akan tercapai jika hanya beberapa orang yang menjalaninya. Jadi, mari ubah paradigma tentang penggunaan kendaraan pribadi dan mulai kurangi polusi serta kurangi sengkerut dan kesemrawutan lalu lintas. (Ag)

(16/1/17)