JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel

Kenapa Harus Sekolah?

Jurnalikanews– Berada hampir setengah kehidupan di bangku sekolah membuat saya berpikir. Kenapa saya harus sekolah yang bahkan tidak berkontribusi banyak di dalam kehidupan saya. Saya ambil contoh pelajaran yang paling dihindari oleh kebanyakan pelajar, yakni matematika. Dalam pikiran saya, matematika mungkin hanya berguna bagi pelajar yang ingin meneruskan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi seperti kedoteran misalnya.
Sekolah secara kasat mata hanya membebani pelajar dengan tugas dan pelajaran yang membosankan. Apa yang dipelajari di sekolah juga tidak banyak berperan dalam kehidupan sehari- hari. Jumlah kalori yang dimakan dan sebagainya, beluM tentu diaplikasikan dalam rutinitas makan setiap orang. Lantas, sebenarnya kenapa harus sekolah?
Sebenarnya, belajar tidak perlu sekolah. Tapi dalam kebiasaan masyarakat sekarang yang menyamakan belajar dengan sekolah maka kali ini saya akan membahas tentang kenapa masa sekarang sekolah dianggap penting dalam dunia pendidikan. Alasannya sederhana, ijasah sekolah dibutuhkan dalam setiap pekerjaan. Selembar lisensi kelulusan dianggap penting dan dijadikan tolak ukur di dunia pekerjaan. Kenapa begitu? Karena kalau bukan ijasah yang bisa mempresentasikan kemampuan seseorang, lalu hal apa lagi yang bisa menunjukkan kemampuan seseorang selain ijasah?
Kali ini, saya juga tidak akan membahas soal selembar kertas yang sering diperdebatkan oleh beberapa teman saya. Saya akan lebih memaparkan tentang kontribusi apa yang dipelajari di sekolah dalam kehidupan sehari- hari.
Sederhananya, sekolah menjadi cermin kehidupan seseorang. Sekolah seolah menjadi miniatur seseorang dalam masyarakat. Di sekolah, bukan hanya materi formal yang kita pelajari. Tapi juga bagaimana kita bersikap dan bergaul di kehidupan sehari- hari. Matematika, Ilmu alam, maupun ilmu  sosial mungkin belum tentu berperan dalam bermasyarakat. Tapi cara bersikap terhadap guru sebagai orang yang lebih tua, bergaul dengan teman sebaya, mencari solusi akan masalah sederhana yang dihadapi antar teman maupun cara mengambil keputusan- keputusan yang tentu kita pelajari di sekolah pastinya berkontribusi banyak dalam kehidupan sehari- hari.
Tidak banyak orang yang menyadari perihal hal- hal tak kasat mata yang juga di pelajari di sekolah. Itulah mengapa kebanyakan orang yang merupakan lulusan strata 3 lebih mampu mengambil sikap dibanding lulusan strata 1.
Terlepas dari masalah peran sekolah dalam kehidupan sehari- hari, hendaknya kita mampu memposisikan diri sebagai pelajar dan tidak mempersoalkan kontribusi materi formal sekolah dalam kehidupan sehari- hari tapi juga melihat dari kacamata fungsi sekolah sebagai tempat berproses seorang pelajar sebelum terjun ke masyarakat di kehidupan mendatang. oleh : Nailil Fithriyyah (Peserta Yuk Menulis)