JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Inspirasi

Hubungan Keseharian Antara Masyarakat dan Teknologi

Jurnalikanews – Dewasa ini, kehidupan manusia tidak jauh dari yang namanya teknologi dan informasi guna membantu pekerjaan sehari – hari. Mulai dari karyawan, mahasiswa, pelajar bahkan sudah ada balita yang sering menggunakan teknologi walaupun baru sebatas bermain game saja baik berupa handphone , laptop , tablet dan lainnya. Banyak sekali yang bisa kita temukan dalam teknologi hingga kita tidak akan tertinggal berita terhangat yang terjadi di belahan dunia ini.

Beragam kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa yang lebih aktif menggunakan gadget berfasilitas internet untuk memudahkan mereka mengerjakan tugas dan memperoleh ilmu lebih yang tidak mereka dapatkan dari lingkungan sekolah atau kampusnya. Selain itu, internet sering digunakan untuk membuka social media sekedar berbagi moment yang baru saja dialami, menonton video, mengunduh beberapa file seperti lagu, foto, game hingga banyak lagi lainnya termasuk berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat yang jauh keberadaannya. Tidak heran di tempat – tempat nongkrong dan tempat makan besar sekalipun sekarang dominan di fasilitasi free wifi agar pengunjungnya nyaman berada di tempat tersebut.

Hanya saja sering terjadi beberapa peristiwa tentang penyalahgunaan masyarakat terhadap teknologi. Bukannya dijadikan sebagai wadah untuk menggali informasi positif namun digunakan untuk hal yang tidak baik. Bahkan di beberapa daerah di Ibu Kota kita ini, banyak anak kecil yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa menjadi korban penyalahgunaan teknologi. Seolah teknologi semakin berkembang semakin memperbudak masyarakatnya untuk terus berpacu pada layar gadget mereka tanpa memperdulikan kerabat sekitar. Terlalu sibuk dengan dunia maya mereka sehingga melupakan kewajibannya sebagai warga Negara.

Sebagian masyarakat sering merasa kesal karena merasa dirugikan oleh teknologi yang kian canggih. Terutama para orangtua yang kesal melihat anak – anak mereka selalu sibuk dengan gadget mereka hingga melupakan orangtuanya sendiri. Teknologi tidak salah, hanya saja bermasalah pada si pengguna bagaimana menggunakan teknologi tersebut. Sejatinya, teknologi terus dikembangkan untuk lebih memudahkan pekerjaan masyarakatnya saja karena pengaruh globalisasi. Namun, pola pikir masyarakat yang berbeda – beda itulah yang mengakibatkan teknologi digunakan tidak sebagaimana mestinya. Sehingga, beberapa kaum orangtua yang tidak mengerti akan teknologi mengecap bahwa teknologi sangat buruk bagi perkembangan anak mereka. Dari segi inilah, teknologi memiliki dampak positif dan negatif bagi kehidupan masyarakatnya sehari – hari. So, jika kalian mengaku cerdas gunakanlah teknologi untuk informasi yang lebih bermanfaat dan tidak merugikan diri ataupun orang sekitar. (Mhila Idaayu)