JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Inspirasi Opini Recent Update

Apakah KREATIFITAS bentuk dari KEMANDIRIAN?

zJurnalikanews – Mungkin kalian akan bertanya-tanya kata”mandiri” yang ada didalam judul itu seperti apa sih? Disini saya akan membahas tentang “kreatif”, hal yang tidak asing lagi untuk kita lihat atau kita dengar entah dari guru maupun keluarga. Yakni, banyak tugas-tugas disekolah kita masa kini banyak yang membuat kerajian-kerajinan untuk mengembangkan kreatifitas murid.

Melihat situasi diatas, dapatkah kita membuat kerajinan dengan bermodal pikiran dan kedua tangan untuk membuat itu? Banyak dari setiap orang apabila sudah putus asa untuk mengerjakan, mereka lebih memilih beli lalu dikumpulkan kepada guru. Bukankah hal tersebut tidak baik dilakukan? Dan itu sama saja membohongi guru kita.

xKreatif adalah memiliki daya cipta, mempunyai kemampuan untuk menciptakan, atau mampu menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun kenyataan yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumya. Manusia dikaruniai Tuhan akal dan iman untuk menghadapi persoalan-persoalan yang memang sudah dirancang oleh Tuhan. Dari situ muncul kata kreatif karena setiap manusia akan menyelesaikan dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan akal dan imannya. Kreatifitas sudah ada dalam jati diri manusia tetapi tergantung cara manusia mengolah kreatifitasnya. Kreatifitas juga dapat membuat kemandirian yang bersifat produktif. Contohnya guru kita memberi tugas membuat suatu kerajinan, kita harus melakukannya dengan baik dan yakin bahwa tugas yang diberikan guru adalah suatu tugas yang dapat membuat siswa nya akan menjadi seseorang yang produktif. Disitu kita akan merasakan bahwa diri kita bisa menjadi seseorang yang mandiri dengan terus belajar kreatif atau produktif.

Tetapi ada juga yang memiliki kreativitas lebih banyak sehingga mereka lebih sering memunculkan ide kreatif dan nilai guna yang sangat tinggi. Contoh lain adalah seperti pembuatan daur ulang yang dilakukan di Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi karena hasil kreatif adalah pembuatan tas dari kulit sapi dan miniatur motor vespa dari kaleng.

Untuk itu, saya sebagai manusia yang harus menananamkan sikap kreativitas sejak dini untuk menjadikan karakter baik dalam artian sebagaimana yang dijelaskan diatas, yakni manusia diberikan Tuhan akal pikiran dan iman untuk menghadapi persoalan”. Itu berarti kita harus berfikir sama halnya dengan mengerjakan suatu kreatifitas, karna kreatifitas adalah bentuk kemandirian seseorang dan sikap produktif seseorang. Inilah karakter manusia yang diharapkan untuk membuat negeri kita tercinta sebagai negara yang kreatif dan mandiri.

(Nur Wahyu Illahi, siswi MA Unggulan Darul Ulum Rejoso Peterongan – Jombang, Jawa Timur)