JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Hari Ini Berita Recent Update

Pengambilan Formulir Ditutup

img-20161113-wa0005Jurnalikanews- Rangkaian pertama pendaftaran Presma-wapresma resmi ditutup. Pukul 20.45 WIB Badan Pekerja Pemilihan Presiden Mahasiswa (disingkat BP pilpres) mengumumkan tiga nama yang telah mengambil formulir. Ketiga nama itu adalah Ari Saputra, Gilang Riski Saputra, dan Yahya Ahmad Mudi. Ketiganya mengambil formulir dalam waktu secara berturut-turut 15.48 WIB, 17.30 WIB, dan 19.39 WIB. Dan uniknya tidak ada satupun bakal calon yang datang bersama pasangannya.

Menurut Maytsa Awanda yang akrab disapa Awang, ia menjelaskan bahwa pengambilan formulir diambil pada hari terakhir oleh semua bakal calon. Namun di hari-hari sebelumnya sudah muncul pertanyaan-pertanyaan dari salah satu bakal calon tentang mekanisme pendaftaran. “Sudah ada yang menghubungi panitia Bp pilpres terkait ini namun via sms” tutur Awang saat wawancara di HC Politeknik AKA Bogor. Soal identitas siapa yang menanyakan dirahasiakan olehnya. “Dia tidak mau dibocorkan identitasnya” katanya dengan santun.

Untuk tahun ini sendiri alur pendaftaran mengalami peningkatan yang signifikan. Panitia memberikan inovasi baru seperti draft formulir yang disediakan harus asli dan tertera stempel juga tanda tangan koordinator Bp pilpres membuat legalitas dari formulir bisa diakui keabsahannya. Ia juga menambahkan tahun ini yang bisa mengambil formulir hanyalah calon saja tidak boleh diwakili bahkan oleh tim suksesnya.Hal ini untuk menghindari penggunaan formulir yang disalah gunakan. “Dan berkaca dari pemilu di Indonesia yang mewajibkan calon untuk mengambil formulirnya, lalu memudahkan controling juga” ujarnya secara mendetail.

Setelah tahapan pertama ini selesai, para bakal calon akan diberi kesempatan untuk mengumpulkan persyaratan yang ada selama 5 hari kedepan. Untuk pengumpulannya menggunakan sistem ‘janjian’ agar berkas dapat terkendali. “Jadi bagi bakal calon yang hendak mengumpulkan berkas harus konfirmasi ke cp yang sudah tersedia, jadi berkas bisa langsung disalurkan ke panitia dengan aman” imbuhnya.

Terakhir, ia berharap di tahun ini pesta demokrasi terbesar di IMAKA ini dapat dirasakan oleh semua mahasiswa aktif. Dan tahun ini ia bertekad akan mengurangi angka golput. “Kita akan berusaha meningkatkan jumlah pemilih tahun ini, untuk inovasinya akan jadi kejutan” ujarnya dengan semangat. (Dj)

(16/11/16)