JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Inspirasi Recent Update

Satu Buah Senyuman Dapat Menyembunyikan Satu Juta Air Mata

Jurnalikanews-Berbicara mengenai masalah remaja zaman sekarang, maka tak lepas dari sebuah perasaan yang seringkali diperbincangkan bahkan terkenal di kalangan masyarakat , yakni istilah “GALAU”. Rata-rata remaja galau merupakan remaja yang sedang berkaitan dengan hubungan asmara. Tetapi, bukan hanya asmara saja yang berhubungan dengan satu kata itu, justru banyak hal yang berhubungan dengan kata GALAU, bahkan sudah diindentikkan sebagai sebuah perasaan sedih, sepi, sendiri, gelisah dan lainya.

Perasaan galau yang timbul berkaitan dengan perasaan sedih seseorang. Perasaan sedih yang muncul dapat menimbulkan sebuah reaksi alami dari seseorang yang kemudian tersimpan rasa beban dalam hati. Siapa yang suka menampung perasaan yang membuat diri terbebani? Keinginan untuk segera menghilangkan perasaan yang membebani ini sangat bisa dimengerti, namun mempunyai beberapa dampak negatif dalam kesehatan jiwa manusia. Dimana dampak negatif yang akan ditimbulkan dari tingkat depresi seseorang dapat mengakibatkan suatu hal negatif dari seseorang tersebut, misalnya menangis berlebihan, stress terlalu lama, bahkan bisa mengakibatkan sebuah kematian. Lalu apa solusi untuk meminimalisir adanya kesedihan tersebut ? Adakah cara yang paling mudah untuk menghilangkannya ?

Jawabannya adalah tersenyum. Senyuman memiliki kekuatan luar biasa. Senyuman dapat membuat kita melihat dunia lebih indah. Senyum tulus dapat mencairkan hubungan yang beku, memberi semangat pada orang yang putus asa, membuat cerah suasana muram, obat penenang jiwa yang resah. Tersenyum bisa menjadi pembangkit semangat. Tersenyum juga membuat diri menjadi lebih siap menyelesaikan masalah. Karena dengan tersenyum, akan timbul energi positif yang mampu melihat setiap permasalahan dengan lebih jernih. Membuka sebanyak mungkin peluang penyelesaian masalah. Senyum adalah sebuah ekspresi universal yang dikenali oleh seluruh budaya di dunia dengan persepsi yang sama.

Menurut penelitian yang sudah dilakukan, bahwa dalam senyuman terpancar perasaan dan perilaku positif, keramahan, kegembiraan, kesopanan, dan rasa hormat. Senyum tidak hanya menentukan ekspresi wajah, melainkan juga membuat otak memproduksi hormon endorphin. Hormon ini menurut ilmu medis, memiliki khasiat yang bisa mengurangi rasa sakit secara fisik dan secara psikis. Itu sebabnya ada ungkapan “senyum itu sehat”. Begitu pula, otot yang berkontraksi saat kita tersenyum, jauh lebih sedikit dari pada otot yang berkontraksi saat kita marah.

Oleh karena itu, timbul suatu pepatah bahwa satu buah senyuman saja dapat menyembunyikan satu juta air mata apalagi jikalau lebih dari satu buah senyuman pasti lebih banyak lagi air mata yang akan tersembunyi. Budayakan senyumanmu untuk orang lain demi terciptanya sebuah kebhagiaan baik yang terpancar dalam dirimu ataupun orang lain. Karena dengan senyummu kau ukir duniamu seperti apa yang kau mau.

 
Nama                                                  : Ghina Kemala Sari
Nama Panggilan (Nama Pena)      : ghimari
Kelas                                                   : 2E (PMIP)