JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Hari Ini Recent Update

Penelitian Mahasiswa Non-AKA di Politeknik AKA Bogor

Jurnalikanews-Seiring bertambah umurnya Politeknik AKA Bogor  (kini sudah 57 tahun), membuatnya kian mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Terbukti kampus yang telah banyak mencetak lulusan yang ‘laku’ di industri ini memiliki alat-alat yang menunjang pembelajaran maupun penelitian, sehingga sudah tidak asing lagi dengan kegiatan kunjungan laboratorium dari pihak luar. Bahkan belum lama ini Politeknik AKA Bogor  menjadi salah satu pilihan tempat penelitian untuk beberapa mahasiswa dari kampus lain. Salah satu alasannya tentu alatnya yang lengkap.

“Alatnya lebih lengkap dan jaraknya lebih dekat. Ungkap Tabah Penemuan selaku asisten dosen yang mendampingi rekannya seorang mahasiswi Universitas Juanda  yang sedang melakukan penelitian (27/10/2016).

Tabah dan rekannya mengaku tidak setiap hari melakukan penelitian di Politeknik AKA Bogor khususnya di laboratorium pangan ( terletak di gedung laboratorium baru lantai dua ), hal ini menyesuaikan dengan penelitian yang dilakukan.

“Kami melakukan penelitian sudah 3 bulan, engga setiap hari tergantung penelitiannya gimana nanti kesini, sekarang mengembangkan penelitian Rosela sebelumnya. tutur Tabah.

img-20161104-wa0005

Bicara soal biaya yang dikeluarkan Tabah dan rekannya untuk melakukan penelitian di laboratorium Politeknik AKA Bogor, keduanya mengaku kurang mengerti karena yang mengurusi persoalan biaya adalah dosen dan menggunakan uang kampus. Dari segi pelayanan asisten dosennya ramah tapi kurang dapat menjelaskan dengan baik, juga alat yang tersedia belum digunakan dengan baik.

“Asdosnya ramah sih, baik. Asdosnya ngerti tapi cara ngjelasin ke anaknya masih kurang, sistem penyusunan alatnya masih belum lengkap dan belum semua alat digunakan.” sambung Tabah saat ditanya memgenai kesan terhadap asdos dan alat-alat yang tersedia di Politeknik AKA Bogor khususnya  yang berada di laboratorium pangan. Apakah teman-teman mahasiswa Politeknik AKA Bogor juga merasakan demikian? (DI)

(1/11/16)