JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Recent Update

HIJAU AKA-KU

Jurnalikanews-img-20161104-wa0006 Banyaknya gedung bertingkat di lingkup kampus Politeknik AKA Bogor berdampak pada krisisnya lahan tanah yang dimanfaatkan untuk penghijauan. Dilihat dari beberapa mahasiswa yang mengatakan bahwa lahan penghijauan di kampus Politeknik AKA Bogor masih sangat kurang, ada tapi hanya beberapa persen dari keseluruhan lahan yang terdapat di kampus. Menurut Surya (2A) “kalau dibilang khusus lahan penghijauan mungkin tidak ada, tapi untuk pemanfaatan lahan-lahan kecil ada.”.

Bagi sebagian orang ada yang sangat peduli tentang pentingnya lahan penghijauan dan ada juga yang menanggapinya dengan biasa saja. Lahan penghijauan merupakan aksi yang nyata yang dapat mencegah memburuknya kondisi lingkungan akibat pemanasan global dan kelangsungan bagi semua makhluk hidup. Kita sebagai manusia tentunya membutuhkan udara yang segar bebas poluta dari lingkungan sekitar. Semakin banyak lahan penghijauan, maka dapat menghisap CO2 sisa pembakaran kendaraan bermotor. Selain itu, tumbuhan atau lahan penghijauan dapat menyerap udara-udara berbau bahan kimia yang keluar dari laboratorium apalagi di kampus Politeknik AKA Bogor bisa di katakan memiliki laboratorium yang banyak sehingga bahan kimia yang terpapar juga semakin banyak.
img-20161104-wa0003“Karena pembangunan masih berjalan dan tidak ada ada dana khusus untik pembuatan tamam, maka masih bergantung pada sisa pembangunan itu.” ujar Ibu Sri Redjeki. Hal inilah yang menjadi kendala dalam proses untuk pembuatan lahan penghijaun di kampus Politeknik AKA Bogor. Harapannya, proses penghijauan akan di terus dilakukan ditengah pembangunan yang masih berjalan sampai sekarang. (Ti/vey)
(1/11/16)