JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Recent Update

Apakah DPM Tidak Diminati Lagi?

Jurnalikanews- Pelantikan anggota muda DPM diwarnai aksi yang menegangkan, pasalnya calon anggota muda dari kelas 1 PLI terpaksa mengikuti lembaga tertinggi di IMAKA ini. Bagaimana tidak, mahasiswa baru yang akrab dipanggil Nurul (1F/PLI) tidak siap dilantik untuk menjadi perwakilan 1 PLI karena dirinya merasa tidak sanggup menjadi anggota DPM yang diutarakannya saat detik-detik menuju pelantikan.

img_20161006_210957

Diketahui bahwa terpilihnya Nurul menjadi calon anggota DPM untuk perwakilan 1 PLI terbilang sangat mendadak yaitu hanya selang beberapa jam sebelum acara pelantikan berlangsung. Hal ini terjadi karena tidak adanya calon anggota muda dari perwakilan kelas 1 PLI. Suasana semakin panas saat beberapa UKM merasa keberatan apabila Nurul tetap dilantik menjadi anggota muda DPM. Diduga karena banyaknya tekanan yang diterima oleh Nurul dari berbagai pihak menyebabkan dia jatuh pingsan ditengah jalannya acara pelantikan sehingga membuat forum semakin ricuh dan acara ini dipending hingga beberapa menit, walaupun begitu tidak membatalkan jalannya pelantikan.

Salah satu perwakilan 1 PLI yang menghadiri pelantikan ditemui saat usainya acara berakhir, Mufid Muttaqin mengatakan “ Sebenarnya kami sangat berharap ada perwakilan DPM dari kelas 1 PLI, tapi kalau semua anak PLI tidak ada yang berminat, ya apa boleh buat”.  Lantas bagaimana “nasib” mahasiswa dari kelas 1 PLI yang ingin mengaspirasikan keinginannya ke akademik? Sementara perwakilan DPM dikelas 1 PLI tidak ada. Hal ini menjadi PR besar untuk DPM mengupayakan calon DPM dari kelas 1 PLI untuk dilantik menjadi anggota tetap pada RUA IMAKA. Acara yang semula mendadak panas menjadi khidmat saat calon anggota muda dilantik oleh ketua DPM dan disetujui oleh forum yang menghadiri acara tersebut termasuk ketua komponen dari masing-masing UKM.

DPM sebagai lembaga tertinggi di IMAKA yang berfungsi sebagai budgeting, legislasi, dan controlling dibuat untuk kesejahteraan mahasiswa, sebagai penyambung aspirasi dari mahasiswa ke akademi. “Tentunya anggota muda harus menjadi perwakilan mahasiswa yang sebenar-benarnya, fokus pada tujuan dan memberikan kebermanfaatan, kebaikan, dan kebenaran di IMAKA. Katakan hitam adalah hitam, katakan putih adalah putih“ tutur Syafrudin Syaputra selaku Ketua DPM periode 2016-2017.

(SR & Naz)

8/10/16