JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal Recent Update

Lari dan Budaya 

Jurnalikanews- Bogor menggelar ajang lomba lari yang kedua, Bogor Heritage Run (25/09). Serangkaian acaranya ditujukan unuk semua elemen masyarakat di Bogor dengan berbagai lomba yang dipertandingkan ikut memeriahkan mulai dari lomba perorangan, beregu, dan beregu Fun Run (3-5 orang). Untuk lomba beregu, peserta bersama regunya (10 orang)  harus lari bersamaan dari garis strart hingga finish, sedangkan untuk beregu Fun Run ini, peserta beregu diwajibkan memekai pakaian adat Indonesia yang tujuannya untuk mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat luas. 

Dengan adanya berbagai lomba ini memeacu semangat para peserta Bogor Heritage Run (BHR) 2016 untuk memenangkan award dari masing-masing kategori lomba. “banyak pesertanya, medannya juga berat tapi Alhamdulillah saya dapet medali yag disediakan untuk 200 pelari pertama yang sampai di garis finish” Jelas Nanda Habibthia (mahasiswa AKA Bogor) yang merupakan salah satu peserta BHR. Selain medali yang diberikan untuk 200 pelari pertama, panitia Bogor Heritage Run 2016 juga menyiapkan hadiah utama untuk tiap kategori lomba bagi pemenang yang bernilai jutaan rupiah.

img-20160925-wa0015

Rute lari dari garis start hingga garis finish melewati titik-titik pusaka yang meninggalakan sejarah bangsa, seperti museum, tujuannya yaitu untuk memperkenalkan wisata di Bogor kepada wisatawan lokal maupun asing. “BHR ini akan rutin dijalankan karena menggabungkan lari dengan wisata heritage (warisan budaya). Kami melihat makin hari komunitas olahraga lari makin banyak, ke depan kami ingin jadikan Bogor sebagai City of Runner” ujar Bima Arya selaku Walikota Bogor (dilansir dari Liputan6.com). Panitia mengharapkan BHR bisa membangkitkan kesadaran masyarakat akan pelestarian kearifan lokal terutama warisan budaya milik Kota Bogor. (Naz/GC)

(5/10/16)