JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal Recent Update

Kampanye Literasi bersama Komunitas OSPEK

wp_20160925_12_16_36_proJurnalikanews – Minggu (25/09/2016), bertempat di Exetra Cafe, Taman topi Bogor diadakan Kampanye Literasi yang diikuti oleh berbagai komunitas literasi di Bogor. Kampanye yang diprakarsai oleh OSPEK Indonesia Chapter Bogor bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia serta mengapresiasi komunitas-komunitas yang bergerak di bidang literasi. Kurangnya minat baca masyarakat Indonesia menjadi salah satu PR besar bagi negeri ini. Berdasarkan riset dari UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01% dari seluruh masyarakat Indonesia, jadi dari 1000 orang hanya 1 orang yang memiliki minat membaca.

Komunitas-komunitas yang mengikuti Kampanye Literasi yakni Taman Baca Inovator, Arteri dari Leuwi Liang, dan Perpustakaan Mini Bergerak yang berasal dari Politeknik AKA Bogor. Komunitas-komunitas ini memiliki pandangan yang sama untuk meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia, dari lingkup kecil seperti lingkungan kampus, daerah pasar yang diusung oleh Arteri, dan sasaran anak-anak dalam usia Golden age­ oleh Taman Baca Inovator.

Kampanye Literasi ini merupakan kegiatan perdana dari rangkaian Kampanye yang nantinya akan diselenggarakan ke sekolah-sekolah. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kerjasama para komunitas dalam kampanye berantai ini. Kegiatan ini diadakan selain untuk mengkampanyekan minat baca pada masyarakat juga dikarenakan berdekatan dengan Peringatan Bulan Bahasa yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2016. Ide kegiatan ini muncul atas dari sharing antar sesama komunitas yang bergerak dibidang literasi ini.

Selain kegiatan Kampanye Literasi, terdapat pula acara Launching Buku “Kumpulan Surat Patah Hati” yang ditulis oleh para penulis  OSPEK atau Obrolan Santai Penulis Kreatif bersama para penulis tamu. Salah satu penulis tamu yang terlibat dalam penggarapan buku ini adalah Mas Nikotopia penulis skenario Kesempurnaan Cinta di Net TV. Sehingga bisa kita tebak dong seperti apa kualitas dari karya yang ia sumbangkan didalam buku ini. Mas Alfian yang merupakan seniman dan juga Mas Ari Keling yang juga merupakan seorang penulis dari beberapa novel dari beberapa genre seperti romance, horror, komedi sehingga tidak diragukan karya dari mereka. Buku ini berisi tentang surat-surat kegalauan dan kejujuran hati dari orang-orang yang sedang patah hati. Karena ditulis dari beberapa penulis didalamnya sehingga tiap karya yang terdapat didalamnya juga memiliki feel-nya yang berbeda juga.

Selain dari diskusi mengenai terbitan buku pertama dari komunitas OSPEK ini, kegiatan ini juga diisi oleh beberapa penampilan dari komika dan juga dari grup pemusik “Wadita Simponi”untuk menghibur pengunjung yang datang pada kegiatan acara ini.

Harapan dari diadakannya kegiatan ini dari OSPEK yang juga mewakili dari komunitas lainnya ialah untuk menumbuhkan daya minat baca masyarakat Indonesia terhadap membaca. Karena selama ini mungkin bagi sebagian banyak orang dan juga siapa tahu kalian juga beranggapan bahwa membaca itu membosankan, identik dengan belajar mengenai suatu pelajaran di sekolah. Padahal membaca tidak harus ketika kita sedang belajar saja, kita juga bisa mencari hiburan dari membaca. Seperti membaca novel, dongeng, cerpen, cerita – cerita fantasi ataupun mengenai riwayat hidup seseorang yang kita kagumi. Sehingga kita tidak harus membaca buku pelajaran untuk menumbuhkan minat baca kita, baca saja buku – buku dengan berbagai genre yang kita sukai sehingga kita akan terbiasa untuk ingin menambah ilmu kita dari membaca. Ayo kita membaca! (Eka/Fdl)