JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel

Evaluasi Sistem Ganjil Genap

 

img-20160905-wa0005Jurnalikanews – Sejak diresmikannya kebijakan sistem ganjil genap pertanggal 30 Agustus 2016 sebagai langkah alternatif untuk mengurai kemacetan di Ibukota, nampaknya masih ada pengguna jalan yang terkena tilang. Dilansir dari detik.com, pada 1 September 2016 terdapat 10 kendaraan yang terkena tilang dalam waktu 30 menit. Pengendara mengaku lupa kalau saat itu adalah tanggal genap. Tak mengherankan, sejak awal kemunculannya, sistem ganjil genap memang dirasa cukup membingungkan. Mulai dari plat ganjil genap, tanggal pemberlakuan, kawasan pemberlakuan dan lain sebagainya.

Andri Yansyah, selaku Kadishub DKI Jakarta melalui salah satu media online di Indonesia menyatakan bahwa sistem ganjil genap berhasil. Lalu lintas di kawasan ganjil genap lancar. Namun, pada sore hari hingga malam lalu lintas macet. Hal ini dikarenakan hujan deras di kawasan pemberlakimg-20160905-wa0004uan ganjil genap akibatnya pengemudi akan melambatkan laju kendaraannya karena kondisi jalan yang licin.

Ganjil genap berlaku dua kali yakni pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB. Kendaraan berpelat ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan berpelat genap beroperasi pada tanggal genap. Kawasan ganjil genap adalah Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Pengguna kendaraan umum, terutama bus TransJ, semakin bertambah dengan pemberlakuan sistem ganjil genap. Selanjutnya, pihak dishub akan menuntaskan separator pada koridor lain guna meningkatkan pergerakan bus TransJ. (FF)  (2/9/16)

Sumber :
http://www.beritasatu.com/megapolitan/381897-hasil-evaluasi-aturan-ganjilgenap-dinilai-efektif-atasi-kemacetan.html
https://news.detik.com/berita/3288346/lupa-tanggal-orang-orang-ini-kena-tilang-ganjil-genap-di-senayan
https://news.detik.com/berita/3287555/evaluasi-2-hari-ganjil-genap-kadishub-dki-berhasil-lalin-lancar