JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita

Kenapa Aku Harus Menjadi DA’I?

img-20160908-wa0001Jurnalikanews- Menjadi Da’I identik dengan berdakwah, karena berdakwah adalah pekerjaan yang dicintai oleh Rasulullah SAW. Siapa yang mecintai Rasul maka bukankah kita harus mengikutinya? “Berdakwah tidak harus diatas mimbar, dengan kita saling memberikan nasihat dan masukan kepada teman itu sudah bisa disebut berdakwah karena berdakwah adalah sebaik-baiknya perkataan  dan dengan berdakwah maka sempurnalah aqidah kita.”

Itulah salah satu kutipan dari acara KROMA (Kajian Road Show KMA)  pada hari Rabu tanggal 7 september 2016 di Aula NAJ Politeknik AKA. KROMA sendiri merupakan salah satu proker dari divisi Syi’ar LDK KMA yang termasuk acara rutin tiap bulannya. Acara KROMA ini turut mengundang Ustadz Haitsam Firos Al Muadzi sebagai pengisi acara. Acara ini mengusung tema “Kenapa aku harus menjadi Da’i?”. Orang yang beriman dan merutinkan membaca Al-Qur’an dan menyampaikan kepada saudaranya itulah Da’i. Menurut Ustadz Haitsam Firos Al Muadzi “Orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang berdakwah, dan beruntunglah orang-orang yang beriman”. Siapa itu seorang Da’i? Diamnya adalah dzikir kepada Allah SWT, duduknya adalah memikirkan keadaan img-20160908-wa0000saudaranya dan tidurnya adalah berpikir bagaimana besok dia bisa bermanfaat bagi orang lain.  Allah SWT tidak akan membiarkan Da’inya menjadi miskin dan kelaparan, “barangsiapa bertaqwa kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan mencukupkan rezekinya”.

Acara Kroma kali ini bisa dikatakan cukup berhasil karena bisa dilihat dari antusias mahasiswa pada Kroma kali ini cukup tinggi dari banyaknya maba yang datang hampir sekitar 50%. “Acaranya Alhamdulillah sangat bermanfaat sekali karena mengandung nilai-nilai agamis, kalau dilihat dari banyaknya yang datang acaranya cukup sukses, jika ada hal yang lebih menarik mungkin akan lebih banyak lagi yang datang” Muhammad Izzudin. “kami disini mau memberi tahu bahwa kami disini tidak hanya kuliah saja tapi juga sebagai syiar atau penyebar yang bisa menuntun teman-teman semua untuk memberikan kebaikan, harapan untuk KROMA kedepannya mungkin akan menambah bumbu-bumbu acara seperti kajian online’’ ujar Muhammad Zulfikar selaku ketua pelaksana acara Kajian Road Show KMA. (TI)

9/7/2016