JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Hiburan

Pesona Si Bumi Kesukaan

Jurnalikanews- Menelik lebih jauh tentang Sukabumi dari berbagai pesona yang ia tawarkan. Tahukah kamu bahwa Sukabumi berasal dari bahasa sunda, yaitu suka-bumen, yang bermakana kawasan yang memiliki udara sejuk dan nyaman ini membuat orang-orang suka bumen-bumen atau menetap. Penjelasan yang lebih masuk akal adalah bahwa nama “sukabumi” berasal dari bahasa sansekerta suka, “kesenangan, kebahagiaan, kesukaan” dan bhumi,”bumi” artinya “bumi kesukaan”.
IMG-20160820-WA0005
Selain itu ada banyak sekali wisata yang menarik untuk dikunjungi dan menjadi salah satu destinasi wisata disaat liburan atau akhir pekan tiba, pesona alam sukabumi yang indah menjadi tempat favorit untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga dan teman-teman. Kota sukabumi sendiri berbatasan langsung dengan kabupaten cianjur(timur), kabupaten bogor (utara), kabupaten lebak (barat), dan samudra hindia (selatan).
Tempat wisata yang ada disukabumi dan menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi antara lain pantai pelabuhan ratu, pantai cibangban, goa buniayu, pantai ujung genteng, curug cikaso,  pantai cimaja, taman rekreasi selabintana, situ gunung, kawah ratu, sungai citarik, kampung ciptagelar, sungai cicatih, geopark ciletuh, situ sukarame, curug sawer, wisata alam pegunungan sukabumi, megalitik cengkuk, pondok halimun, sumber air panas cikundul dan penangkaran penyu hijau di pantai pangumbahan. Selain menjadi destinasi wisata sukabumi memang menawarkan suasana alam yang sejuk dan bahkan lebih kepada suasana dingin, baik untuk menghilangkan penat akibat aktivitas yang dilakukan.
KueIMG-20160820-WA0004 Mochi sukabumi juga sangat terkenal sebagai oleh-oleh khas sukabumi, kue mochi ini berbentuk bulat, bertabur tepung sagu, dan terasa kenyal jika digigit rasa manisnya akan terasa. Kue mochi khas sukabumi ini dibuat tanpa pengawet sehingga tidak dapat disimpan lama-lama, sehingga kue yang memiliki banyak varian rasa dapat dinikmati dengan lezat. Pesona inilah yang menjadi dasar pepatah “lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang”. (vey)