JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Hari Ini

APA DAN MENGAPA AKA?

IMG-20160807-WA0013Jurnalikanews.com –Politeknik AKA Bogor, sebuah kampus kecil di sudutan Kota Bogor merupakan perguruan tinggi Negeri di bawah didikan Kementrian Perindustrian RI. Berdiri sejak 57 tahun silam, AKA Bogor awalnya berbentuk kampus kedinasan, yang mana berfungsi sebagai studi lanjutan analisis kimia dari pelajar SMK-AK yang bekerja langsung di bawah naungan Kemenperin. Sebab permintaan publik dan banyaknya pelajar yang ingin mengenyam pendidikan di sini, akhirnya lambat laun AKA dibuka untuk mahasiswa umum dengan disiplin ilmu andalannya –Analisis Kimia. Tahun 2015 kemarin, ketika usianya genap 56 tahun, AKA resmi menambahkan embel-embel Politeknik di depannya. Transformasi ini karena adanya penambahan dua program studi lainnya, yaitu Pengolahan Limbah Industri dan Penjaminan Mutu Industri Pangan.
IMG-20160807-WA0014Berlokasi di suatu daerah yang konon dulunya merupakan perkebunan singkong, menjadikan kontur tanah di kampus ini terlihat sedikit unik. Kondisi tanah yang sedikit turun-naik memberikan sensasi tersendiri bagi mahasiswanya. Bayangkan saja, gerbang depan kampus ini sama tingginya dengan gedung laboratorium lantai 3 yang ada di belakangnya. Hal ini terjadi karena pada saat pembangunannya disesuaikan dengan bentuk tanah yang sudah ada. “Saat dibangun cuma menyesuaikan sama bentuk yang sudah ada, biar gak merusak kekuatan tanahnya.” Jelas salah seorang satpam yang bertugas di kampus ini. Dilihat dari depan, terlihat 4 warna dominan yang menghiasi salah satu gedung kampus ini. Konon secara filosofis, ini menunjukkan tiga program studi yang eksis di kampus ini. Biru muda untuk analisis kimia, hijau muda untuk pengolahan limbah, merah untuk mutu pangan. Sementara atapnya berwarna biru tua yang merupakan simbol perguruan tinggi.
Nama Politeknik AKA Bogor ini memang tidak terlalu nyaring di telinga masyarakat luas, kalah tenar dengan perguruan tinggi beken lainnya. Meski demikian, AKA sudah terlanjur masyhur di kalangan para penggiat industri. Serapan lulusan AKA mencapai angka kurang lebih 80% setiap tahunnya. Angka yang cukup besar tentunya untuk menjawab keresahan setiap orang yang ingin mujur di bidang industri. Hal itu juga menjadi sedikit daya tarik mahasiswa untuk terus bekerja keras dan bersungguh-sungguh mengenyam penidikan di sini. Semoga, AKA selalu mempunyai daya magis bagi setiap orang yang melihatnya, mempunyai kekuatan untuk mewujudkan impian setiap insan yang berharap padanya, menjadi layaknya tambang ilmu bagi setiap fakir yang datang padanya. -mam&eq-