JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Hari Ini

AKA, MEGAPA KURANG?

IMG-20160807-WA0009Jurnalikanews.com – Kampus Tanah Baru Politeknik AKA Bogor dikenal sebagai kampus terbesar yang dimiliki AKA. Berbagai fasilitas penunjang perkulihan hingga penunjang minat dan bakat mahasiswa tersedia. Namun, pada realitanya masih banyak persoalan yang menghinggapi sarana dan pra-sarana yang telah disediakan pihak akademik tersebut. Berdasarkan wawancara kami dengan beberapa mahasiswa AKA, banyak sekali keluhan dan harapan yang dilayangkan terkait rusaknya fasilitas di kampus.
Contohnya kebocoran pada atap GOR (Gedung Olahraga), menurut penuturan Ari Saputra (19), Menteri Olahraga BEM IMAKA, disaat hujan besar GOR bocor sehingga pelatihan olahraga menjadi terganggu. “Saat hujan kegiatan latihan dan sparing tidak dapat dilakukan.” tutur Ari saat diwawancara reporter Jurnalika. Gor memang biasanya mesti di pel jika hujan besar mengguyur kampus kita. Selain GOR, masih ada beberapa tempat yang bocor.
Salah satunya didepan Lobby utama gedung perkulihan. Bahan kanopi plastik yang sehari-hari menjadi pelindung mahasiswa AKA dari sengatan langsung cahaya matahari dan hujan ini terkadang belum bisa memberikan perlindungan maksimal karena kerap bocor dikala hujan besar. Selain itu, dibeberapa kelas juga kekurangan sarana dan pra sarana untuk menunjang kegiatan perkuliahan. Sirojul Mustaqim (20), mahasiswa, mengatakan bahwa di kelas 1 TPL tidak ada microphone, entah hilang atau apa yang jelas menghambat jalannya perkulihan.
IMG-20160807-WA0012Menanggapi hal tersebu, Engkus Kusmayadi, Kepala Subbagian umum dan keuangan, mengatakan bahwa sarana dan prasarana di AKA Bogor sudah cukup berumur. Di bangun pada tahun 2001 wajar saja bila ada sarana dan prasarana yang sedikit memerlukan perhatian ekstra. “Kendalanya di biaya, kita belum mampu memperbaiki semuanya karena anggaran dari pusat juga terbatas.” ucapnya saat di wawancara di gedung BAAK. Ia juga menambahkan, untuk perbaikan sarana prasarana digunakan skala prioritas. Mana yang lebih penting untuk kemashalatan bersama maka yang lebih dahulu di prioritaskan.
Soal kanopi yang bocor kemungkinan besar plastik yang telah dibuat mengalami pemuaian akibatnya terjadi pengenduran plastik yang telah dibaut. Lalu, ia juga mengatakan bahwa untuk saat ini AKA tengah fokus mengupdate peralatan baru sesuai dengan pasar industri. “Apalagi sekarang ada dua prodi baru, makanya sekarang lebih difokuskan ke dua prodi itu agar KBM bisa lancar” pungkasnya.