JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal

Halal, Hanyalah Masalah Kepatuhan

IMG-20160801-WA0008Jurnalikanews – 31 Juli 2016 pukul 08.30-12.00 WIB Labkesda DKI Jakarta yang beralamat di jalan Rawasari Selatan NO.2, Jakarta Pusat dibanjiri oleh puluhan civitas laboratorium yang haus akan ilmu mengenai “Sistem Jaminan Halal & Analisa Lab Halal” acara ini diadakan oleh Lab Mania utuk menjembatani antara praktisi laboratorium dengan update teknologi laboratorium. Selain itu, diharapkan acara ini dapat menambah teman dari instansi/perusahaan lain. Untuk keefektifan kelas pengetahuan peserta dibatasi hanya untuk 80 peserta. Sebelum acara dimulai kepala Labkesda DKI Jakarta Bapak Hendra menjelaskan bahwa Labkasda DKI Jakarta telah menerapkan OHSAS 18001:2007.
“Mengapa saya jarang melihat produk obat-obatan bersertifikasi halal, “ tanya salah satu peserta dengan rasa antusias. “Halal dan haram adalah masalah kepatuhan, analisa lab bukan penentu kehalalan suatu produk hanya sebagai penunjang ” tutur bapak Adi Riyadhi selaku pemateri.Dalam kelas pengetahuan “Sistem Jaminan Halal & Analisa Lab Halal” disampaikan beberapa materi mengenai titik kritis kehalalan makanan, pengajuan sertifikasi halal, kriteria jaminan halal, dan analisa laboratorium halal.
“Titik kritis kehalalan suatu produk adalah bahan baku. Contoh yang sedang booming sekarang ini, keramik harus bersertifikasi halal. Lho kok? Karena salah satu bahan baku keramik adalah kapur sedangkan kapur alam sudah mulai berkurang, sehingga manusia menggunakan tulang hewan yang diarangkan. Apakah tulang hewan tersebut halal dan suci? Walaupun dari tulang sapi apakah kita tau dia menyembelih dengan membaca bismillah. Jika tidak maka produk terebut tidak halal, ”jelas Bapak Adi Riyadhi
Untuk produk-produk yang bersertifikasi halal dapat dilihat melalui web LPPOM MUI dan mulai bulan November 2016 seluruh produk makanan dan minuman harus bersertifkasi halal.
Kepuasan tergambar dikala Lab mania selalu memberi inovasi baru dengan memberi materi-materi terupdate seperti materi yang akan hadir minggu depan ”Pemeriksaan Sperma Menggunakan Ipad”
“Saya senang sekali dapat mengikuti kelas pengetahuaan ini, saya dapat informasi yang tidak saya dapat di departemen saya.” Ucap Nurdiyanah (Mahasiswa IPB tingkat III) salah satu peserta kelas pengetahuan.(das)
1/08/16