JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal

SPY POKEMON

IMG-20160723-WA0003Jurnalikanews-Hai..hai.. para pencinta pokemon! Masih kesulitan dan sibuk mencari monster-monster lucu yang menggemaskan di aplikasi game ini?
Seperti yang telah kita ketahui aplikasi game Pokemon Go yang lagi nge-hitz banget ini merupakan aplikasi game yang menyuruh pemainnya untuk sibuk mencari pokemon. Berbagai fenomena pun muncul akibat game ini. Salah satunya seperti yang terjadi di Inggris baru-baru ini dimana seorang wanita sengaja menelpon polisi hanya untuk melaporkan jika ia telah kehilangan monster pokemonnya. Walau tidak dihiraukan tetap saja dia terus berusaha untuk menelpon polisi. Selain itu ada juga orang yang rela kejebur kolam, keserempet mobil, sampai rela dimarahin polisi karena masuk sel tahanan hanya buat nyari si pokemon. Hemm.. sampai segitunya ya.
Hal ini menyebabkan banyak pihak yang menyatakan game ini memberikan dampak negatif, karena bisa membuat si pemain bertikah aneh untuk mengejar-ngejar pokemon. Banyak juga psikolog yang menyatakan bahwa game ini membahayakan pihak yang memainkannya, khususnya anak-anak.
Namun dibalik dampak negatif yang diberikan, ada juga kisah inspiratif yang diberikan dari game ini. Yap, inovasi yang diciptakan oleh Jenni Irawan Mahasiswi Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) berhasil membuat peta letak pokemon sebagai pendukung game Pokemon Go yang bernama STTS Pokemon Spy. “Ya, saat notifikasi game berbunyi di tempat berbahaya, tak sedikit orang yang langsung berusaha menangkap pokemon dan tak menghiraukan keselamatan dirinya dilingkungan sekitar.” Berikut alasan yang dituturkan Jenni dalam membuat aplikasi ini.
IMG-20160723-WA0002Aplikasi ini dapat memberikan informasi lokai dan pokemon pada server Pokemon Go sampai radius 10 km. Sehingga, pengguna yang mencari pokemon hanya perlu melihat di program Pokemon Spy dan langsung menuju lokasi tersebut, tanpa harus mengandalkan notifikasi dari game Pokemon Go yang mendadak dan dapat menimbulkan kecelakaan.
Nah, hal itu dapat menginspirasi kita kan guys. Kalau kita suka sama suatu hal, atau produk. Jangan hanya bisa menjadi orang yang konsumtif saja tapi coba jadi orang yang inovatif unuk bisa menciptakan produk yang lebih memberikan efek positif. (MNJ)
Sumber : selamat pagi-trans7, SURYAMALANG.COM