JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Artikel Berita

TOGE GORENG

IMG-20160717-WA0002Jurnalikanews – Dewasa ini, wisata kuliner di Indonesia semakin kreatif dan inovatif. Banyak sekali tempat makan yang unik dengan menu makanan dan minuman yang sangat bervariasi. Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena semakin banyaknya orang-orang kreatif yang memiliki daya saing yang tinggi, sehingga wisata kuliner ini banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia.
Dalam hal ini, walaupun wisata kuliner semakin berkembang dan modern, kita sebagai warga negara Indonesia tentunya tidak melupakan, bahwa di setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas dengan cita rasa yang tidak pernah terlupakan dan menjadi ciri khas setiap daerahnya masing masing.
Salah satunya adalah Toge Goreng. Toge goreng adalah salah satu makanan khas yang ada di Kota Hujan alias Kota Bogor. Bukan hanya sekerdar toge yang digoreng lalu dimakan, namun toge goreng ini memiliki cita rasa yang tidak akan pernah kalian temukan di makanan-makanan lainnya. Jika salah satu dari kalian ada yang belum pernah memakan dan mencoba membuat toge goreng, tentunya rasa asam dari sambal tauco , manisnya kecap yang dibubuhi , asin, dan pedasnya yang khas tidak akan ditolak oleh lidah Indonesia kalian karena toge goreng ini merupakan makanan Indonesia banget. Jadi, untuk kalian yang ingin merasakan bagaimana cita rasa dan nikmatnya dari toge goreng, kota yang wajib dikunjungi adalah Kota Bogor tentunya.
IMG-20160717-WA0001Umumnya, banyak yang belum mengetahui apa itu toge goreng, karena Bogor biasanya identik dengan talas Bogor, asinan Bogor, roti unyil dan yang lainnya. Kali ini, jika kalian jalan-jalan ke Kota Hujan, jangan lupa mencoba makanan khas bogor yang tidak kalah lezat dengan makanan khas dan modern yang satu ini.
Ya, remaja zaman sekarang tidak banyak yang mengetahui keberadaan makanan khas daerahnya masing-masing, melainkan mereka asik nongkrong di tempat makan yang tebilang modern. Oleh karena itu, selain berkembangnya wisata kuliner yang modern, seharusnya kita sebagai masyarakat Indonesia juga bisa melestarikan dan mengembangkan wisata kuliner khas daerahnya masing-masing agar tidak menghilang begitu saja akibat dari banyaknya pertumbuhan wisata kuliner yang modern. (MYUL) (17/7/16)