JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Inspirasi

Betapa Air Menguasai Dunia

air Pernahkah kita berfikir bagaiamana kehidupan ini jika tanpa air? Tak dapat dipungkiri lagi, air memang sesuatu yang sakral bagi keberlangsungan hidup di muka bumi ini. Dilihat dari sisi kimawi, air merupakan suatu senyawa yang unik dimana terdiri dari atom Hidrogen dan Oksigen. Kedua molekul tersebut juga salah satu sumber dasar semua kebutuhan manusia.
Air adalah sumber kehidupan. Ya, tentunya kita setuju dengan pernyataan tersebut karena kenyataannya, sekitar 70% tubuh manusia tersusun dari air. Selain itu, Bumi tempat kita hidup, tempat segala peradaban makhluk hidup juga tersusun sekitar 70% dari air.Dikutip dari Howstuffworks, hidup tanpa air berbeda dengan tanpa makanan. Manusia bisa bertahan sekitar 7-8 hari tanpa makan, tetapi manusia hanya bisa bertahan sekitar 3-5 hari tanpa air. Bahkan, manusia bisa “terbunuh” dalam hitungan jam akibat dehidrasi.
Hal yang perlu diperhatikn adalah, bagaimana manusia sebagai pihak yang paling diuntungkan dalam memperlakukan air? Kita tentu sama-sama tahu bahwa di era modernisasi ini, stok air bersih mulai berkurang. Hal ini disebabakan selain bertambahnya populasi manusia, juga adanya polusi air. Polusi air ini diakibatkan oleh adanya pencemaran limbah pabrik, limbah rumah tangga sehari-hari, limbah kimia yang kesemuanya diakibatkan manusia. Hal ini sangat disayangkan adanya, karena selain berbahaya, juga dapat membunuh biota air yang hidup di dalamnya. Dapat kita lihat realitanya seperti sungai Citarum, sungai Ciliwung yang dulunya sangat bersih, tetapi sekarang kondisinya sangat memprihatinkan dan tetunya tidak dapat dimanfaatkan keberadaannya.
Konservasi air menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk masalah ini. Konservasi air ini dimaksudkan untuk menambah stok air di dalam tanah. Namun, ada cara yang amat sederhana yang semua orang bisa lakukan, yaitu dengan cara hemat air. Tanpa sadar, manusia terkadang menghabiskan puluhan liter air untuk hal yang sepele. Misalnya kita berlebihan menggunakan air untuk mandi, mencuci, gosok gigi, dsb. Hal ini harus diperhatikan mengingat ketersediaan air bersih di alam sudah mulai berkurang, terlebih lagi karena adanya daerah-daerah yang kurang beruntung yaitu mengalamu kekeringan, kelangkaan air bersih, dsb.
airr
Tentunya menjadi hal yang sangat bijak sekali jika kita mampu berhemat dalam penggunanaan air. Kita bisa “menyubangkan” air yang ada untuk saudara-saudara kita yang kekurangan air. Dapat kita bayangkan jika satu orang saja bisa menghemat minimal 10 liter air, berapa banyak air yang dapat terselamatkan dan dapat digunakan untuk kebutuhan jangka panjang? Mulai dari hal-hal kecil yang dapat menyelamatkan dunia. Save water = save world. (eq) 29/6/16

Tinggalkan Balasan