JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal Recent Update

Kata BEM IMAKA Menyoal Liberalisasi Pendidikan

IMG-20160504-WA0005Jurnalika-news-(04/0416). Bertepatan dengan hari pendidikan nasional, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam massa aksi BEM SI berkumpul di depan Kantor Kemenristekdikti sejak pagi. Mahasiswa yang terdiri dari beberapa kampus tersebut menuntut pemerintah agar mengkaji lagi Permenristekdikti nomor 22 Tahun 2015 yang menyebutkan bahwa PTNBH diperbolehkan memungut uang diluar UKT bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri. Dan keputusan pemerintah melalui surat edaran Dirjen Dikti Nomor 800/ A.A1/KU/2016 yang menyebutkan PTNBH juga dapat menaikan UKT mahasiswa.
Kebijakan-kebijakan tersebut tentunya menyulut mahasiswa untuk melakukan aksi dan meminta dilakukannya audiensi. BEM Politeknik AKA Bogor (dibaca BEM IMAKA) yang juga turut ikut serta dalam massa aksi BEM SI menunjukkan sikap untuk menolak semua kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat dan tidak sesuai dengan pembukaan UUD 1945 “Mencerdaskan kehidupan bangsa”. Menurut Koordinator lapangan BEM IMAKA, M. Fauzi Ramadhan mengatakan bahwa dengan adanya kebijakan tersebut pemerintah (kemenristekdikti) sama saja membiarkan PTNBH untuk menaikan UKT. “harusnya anggaran BOPTN naik bukan malah turun” ungkapnya dalam wawancara di depan gedung kemenristekdikti.
 
Ia juga menambahkan BEM IMAKA turut serta dalam aksi kali ini sebagai bentuk solidaritas karena turut merasakan keresahan yang sama. (djody)
“KARENA PENDIDIKAN ADALAH HARTA KARUN YANG DAPAT MERUBAH BANGSA”