JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Recent Update

SINERGI BARU IMAKA

KABINET SINERGIS IMAKA
Bogor-Jurnalika-news. (28/04/2016) diadakan peluncuran Kabinet BEM yang bertempat di gedung perkuliahan lantai dua. “BEM IMAKA SINERGI !!!” “BERSAMA KITA BISA”. Berikut adalah nama kabinet baru IMAKA beserta jargon yang telah diluncurkan. Kata “SINERGI” untuk nama Kabinet BEM ini bermakna walau terbagi dalam tugas tertentu namun tetap memiliki satu tujuan yaitu membantu mewujudkan visi misi Presiden Mahasiswa dalam membangun IMAKA.
Layaknya manusia yang tak luput dari kesalahan. Di dalam acara ini diawali dengan pemasalahan keterlambatan para calon kabinet yang diungkap oleh beberapa mahasiswa. Keterlambatan dirasa sudah menjadi momok biasa didalam IMAKA. Namun menurut para mahasiswa yang hadir seharusnya para menteri yang akan dilantik hadir terlebih dahulu, sehingga tidak membuat para audiencemenunggu.
“Kalau memang acara ini agendanya pelantikan. Kenapa para calon datang terlambat, hanya ada 4 orang menteri yang sudah datang. Tolong jangan membuat kami menunggu. Pada dasarnya kalianlah yang melayani kami, jangan merasa diri kalian diatas mahasiswa !” Ucap Rizki (3 TPL).
Terlepas dari kritik dan saran yang terungkap diawal, acara tetap berlanjut dengan khidmat. Dilanjutkan dengan ikrar yang diucap oleh para Kabinet “Sinergi Bersama Kita Bisa” yang telah resmi menjabat sebagai :
Presiden Mahasiswa : Rizky Pratama Putra
Wakil Presiden Mahasiswa : Ghalib Nuha Naufal
Bakoor Litbang : Suryani
Kepala Biro Kestari : Widi Safitri
Kepala Biro Keuangan : Arifahtu Inas
Menko Bima : Fahman Abadan
Menteri IPTEK : Riska Wahyu Arum K.S
Menteri KESMA : Hasna Kun Azizun A
Menteri Olahraga : Ari Saputra
Menteri Kastrat : Muhammad Fauzi Ramadhan
Menteri SOSMAS : Resha Ratna Kusumah
Menteri Komunikasi dan Informasi: Nindya Wulan Sari
Korkam FLMPI : Ghyas Asadillah Soebagyo
Dengan terbentuknya kabinet ini, diharapkan visi misi Presma dapat tercapai dan dapat ber-efek pada seluruh mahasiwa. “Pada rapat umum anggota agar ditambahkan penilaian dari mahasiswa yang tidak mengkuti organisasi di kampus sehingga dapat terlihat bahwasanya kinerja kalian sudah berefek atau belum terhadap mahasiswa.” Saran Rizki. Tetap semangat selalu ingat ikrar yang telah diucapkan. “Jangan lupa DUIT (Doa, Usaha, Ikhtiar, Tawakal) !” ungkap Bagus.
“Target utama setelah terbentuknya Kabinet Sinergi IMAKA adalah memperkuat hubungan internalnya, mempersiapkan perekrutan anggota BEM, menjadikan kritik dan saran yang diberikan sebagai bahan acuan untuk kinerja kedepannya.” Ujar Nindya Wulan Sari selaku Menteri Komunikasi dan Informasi.
Satu kata untuk Kabinet Sinergi “BERSAMA!!” ucap Nindya.

(MnJ/AK)