JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal

Tengkorak Musuh Suku Aztec Ditemukan

tengkorak aztec

Sekelompok arkeolog di dalam sebuah bangunan tua Kota Meksiko menemukan tengkorak berukuran besar. Tumpukan tengkorak ini  diduga merupakan bagian upacara adat yang dulu pernah dilakukan suku Aztec. Suku ini pernah menguasai wilayah Mesoamerika, dari Meksiko bagian tengah hingga Kosta Rika, pada abad 14-16.

Dalam Bahasa Nahuatl yang digunakan orang-orang Aztec, rak-rak berisi tumpukan tengkorak itu dikenal sebagai tzompantli. Rak tersebut digunakan sebagai tempat pajangan tengkorak manusia yang sudah dibersihkan hingga putih. Tengkorak itu biasanya diambil dari para prajurit musuh yang dijadikan korban ritual di puncak kuil oleh para pendeta Aztec.

Rak tengkorak itu ditemukan dalam penggalian di sebuah katedral dari era kolonial. Para ahli menduga rak yang baru ditemukan sebagian itu dibuat antara 1485 dan 1502. Panjang rak itu diperkirakan mencapai 34 meter dan lebarnya sekitar 12 meter. Ratusan tengkorak diperkirakan pernah disusun rapi di pasak kayu pada rak untuk menimbulkan rasa takut dan takjub.

Seperti yang dilansir dari tempo.co, menurut Raul Barrera, “Kami berharap bisa mengungkap bahwa banyak dari tengkorak-tengkorak ini milik musuh Aztec yang ditangkap, dikorbankan dan dipenggal sebelum dipajang di sini.”

Aztec dikenal sebagai suku yang menggemari perang sekaligus sangat religius. Wilayah kekuasaan mereka juga sangat besar, meliputi wilayah Teluk Meksiko hingga pesisir Samudera Pasifik. Suku Aztec dan kebudayaannya porak-poranda ketika para penjelajah Spanyol tiba dan memerangi mereka pada awal abad ke-16.

Para arkeolog juga berharap temuan rak berisi tumpukan tengkorak itu bisa mengungkap bagaimana perilaku para penguasa suku Aztec memperbesar pengaruhnya dengan mengorbankan manusia. Meski memiliki ritual yang dinilai kejam, suku Aztec juga dikenal sebagai masyarakat yang mampu mengembangkan teknik pertanian dengan irigasi, arsitektur bangunan tinggi, dan sistem penanggalan. (AKD)