JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Hiburan Recent Update

Kebiasaan Masyarakat Dunia

Pastinya kita hidup di dunia ini tak luput dari kebiasaan, kan? Kebiasaan kadang merupakan sesuatu yang tidak disadari oleh beberapa orang. Kali ini kita akan membahas mengenai kebiasaan unik masyarakat dibeberapa Negara yang patut diketahui alasannya.

1. Kebiasaan Masyarakat di Jepang

download

a. Budaya membungkuk masyarakat jepang (ojigi)

Kalau kita perhatikan orang Jepang punya kebiasaan yang unik, yaitu membungkuk hampir di setiap saat.Kebiasaan ini adalah sebuah keharusan bagi orang Jepang dan telah diajarkan semenjak kecil. Membungkuk ala Jepang atau yang disebut Ojigi (お辞儀) ini ternyata bukanlah sekedar membungkuk saja, melainkan ada aturan tertentu sesuai maksud dan tujuan serta kepada siapa bungkukan itu ditujukan.

b. Mengangguk pelan, 5 derajat

Anggukan ini biasanya dilakukan jika bertemu dengan teman,keluarga dekat atau tetangga. Bagi mereka yang memiliki strata yang lebih tinggi, anggukan ini biasanya digunakan untuk membalas anggukan/bungkukan yang lebih dalam dengan maksud untuk menunjukan bahwa strata sosialnya lebih tinggi.

c. Membungkuk salam (eshaku 会釈), 15 derajat

Ini merupakan cara formal dalam membungkuk. Fungsinya untuk menyampaikan salam kepada teman atau rekan kerja yang kita ketahui tapi tidak terlalu dekat.

d. Membungkuk hormat (keirei 敬礼), 30 derajat

Ini merupakan cara membungkuk yag sangat formal. Biasanya disampaikan untuk menunjukan rasa hormat kepada atasan, orang yang lebih tua atau yang jabatannya lebih tinggi.

e. Membungkuk hormat tertinggi (sai-keirei), 45 derajat

Ini merupakan cara membungkuk yang bermakna bahwa si pembungkuk merasa sangat menyesal dan bersalah sehingga ia memohon untuk diberikan maaf.

f. Membungkuk berlutut.

Ini merupakan cara membungkuk terakhir yang memiliki arti yang paling dalam. Biasanya dilakukan sebagai permintaan maaf karena telah melakukan kesalahan yang sangat fatal (seperti membunuh).

2. Kebiasaan Masyarakat di China

Meminta izin untuk renkarnasi

Dilansir dari merdeka.com, Percaya atau tidak, tradisi ini masih berjalan hingga kini. China melarang para biksu Buddha di Tibet bereinkarnasi tanpa izin pemerintah. Menurut UU yang dikeluarkan oleh Administrasi Negara untuk Urusan Agama China pada 2007, terdapat pasal yang secara tegas menetapkan prosedur reinkarnasi bagi para biksu Buddha.

3. Kebiasaan Masyarakat di Rusia

Jangan memberi bunga dengan jumlah genap

Bunga dalam jumlah genap hanya diberikan pada saat pemakaman. Memberikan bunga dalam jumlah genap berarti anda mengharapkan orang yang menerima bunga tersebut segera meninggal. So, jangan pernah memberikan bunga dalam jumlah genap pada gadis Russia yang sedang anda taksir, kecuali bila gadis tersebut beraliran gothic atau menganut agama pemuja setan. (Dias)