JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal Recent Update

Bogor Community Day

Untitled

Bogor, 19-20 September 2015 – Lippo Plaza Bogor mengadakan acara “Bogor Community Day” yang diikuti kurang lebih 30 komunitas dengan berbagai karya dan kegiatan. Acara ini berlangsung ramai dan menarik dengan penyajian stand pameran dari komunitas-komunitas wilayah Bogor, diantaranya adalah:

  • Backpacker’s Indonesia Chapter Bogor
  • Berbagi Nasi Bogor
  • Tabrak Warna
  • Perempuan Bogor Anti Korupsi
  • KPSGI Regional Bogor
  • Bogor Guitar Funatics
  • Bogor Fixed Faction
  • Bogor Baking Cla
  • Komunitas Instagramers Bogor
  • Komunitas AIMI
  • Komunitas Rajut Bogor
  • Komunitas Clay Seni Indonesia
  • Komunitas Fotografi Bogor
  • Pecinta Origami Bogor
  • Kelas Inspirasi

Mengenal Bogor pada khususnya tidak hanya melalui banyaknya Bogor eatery yang saat ini sedang melekat dengan profil kota hujan ini, tetapi dibukanya stand dari Bogor Community ini merupakan wujud keberagaman Bogor dari pergerakan seluruh kalangan masyarakat dalam menginspirasi melalui kegiatan sukarela dan karya cipta. Komunitas yang hadir memiliki latar belakang bidang yang bermacam-macam misalnya komunitas pecinta origami, masak (Bogor Baking Class), pecinta sepeda (Bogor FixedFaction), pecinta hewan (KPSGI) dsb. Selain itu, sisi menarik dari banyaknya komunitas inibisa diihat dari relawan yang menemukan jati diri dan kebahagiaanya melalui terbentuknya sebuah komunitas.

Sebuah wadah yang didalamnya terdapat orang-orang dengan pemikiran, hobbi, cita-cita dan kecenderungan yang sama telah membuktikan bahwa dengan kebersamaan dapat menciptakan jutaan inspirasi terhadap sesama. Seperti komunitas Kelas Inspirasi yang bergerak dalam bidang pendidikanini telah banyak membentuk tim relawan dari berbagai kalangan profesi untuk mengajak siswa-siswi SD dalam sebuah kelas belajar dimana materi yang disampaikan adalah tentang mengenal lebih banyak profesi di Indonesia yang dewasa ini masih ditemui siswa-siswi SD yang hanya mengenal profesi Dokter, Guru dan Polisi.

“Kegiatan komunitas kami juga tidak hanya mengenalkan lebih banyak profesi tetapi memotivasi adik-adik sekolah dasar juga untuk menyiapkan diri sedini mungkin untuk merencanakan dan menggapai cita-citanya kelak” jelas Ayu salah seorang relawan Kelas Inspirasi yang berprofesi sebagai Peneliti Biologi.

Selain itu, kenapa dengan komunitas dapat menemukan kebahagiaan? Seorang owner dari komunitas “Tabrak warna”, Tria N yang saat ini berprofesi sebagai Direktur Konsultan Komunikasi merasa pekerjaannya membutuhkan banyak sumber inspirasi sehingga beliau menulis dan menyusun buku-buku mewarnai yang harapannya orang-orang dari kalangan usia lanjut pun dapat berbahagia seperti menemukan dunia yang hilang dengan menekuni hobbi mewarnai lagi terutama dari buku yang ia susun sehingga jutaan warna dan goresan yang berbeda dapat menjadi inspirasi baru dalam hidupnya. (SHe/NN)