JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Berita Eksternal Recent Update

Gerbang Awal Penggerak Pemuda

Bogor, Jum’at 4 September 2015 – IMG-20150907-WA0006[1]Mojang Jajaka adalah salah satu program yang digunakan untuk memberdayakan anak muda di Jawa Barat untuk menjadi duta-duta yang diperlukan saat ini, seperti Duta Lingkungan, Duta Pariwisata, Duta Anti-Narkoba, Duta Tertib Berlalu-lintas. Mojang dan Jajaka yang akan terpilih nantinya akan menjadi salah satu dari penggerak pemuda di setiap daerah yang akan mengembangkan hal-hal yang perlu dikembangkan di daerah masing-masing dan sebagai contoh yang dapat dijadikan patokan untuk pemuda lainnya.

Malam Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bogor 2015, begitulah kurang lebih yang tertulis pada latar panggung yang berada di dalam gedung tegar beriman di wilayah Pemkab Bogor. Tepat 15 pasangan calon Mojang Jajaka yang akan saling bertanding untuk menjadi Mojang dan Jajaka pinilih yang akan mempromosikan Kabupaten Bogor dalam hal pariwisata. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Bogor, Hj. Nurhayati. “Tujuan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor”, ungkas beliau dalam pembukannya.

Selain itu pada malam final tersebut hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor serta Disbudpar yang memperakarsai acara tersebut, serta terlihat pula hadir perwakilan Mojang Jajaka Kabupaten Bogor lainnya serta perwakilan daerah lainnya seperti Abang None Jakarta Utara, Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi, Abang Mpok Depok, Abang Mpok Bekasi, Mister Jawa Barat, dan lainnya yang pada malam tersebut selain hadir untuk menyaksikan acara, mereka pun memberikan arahan bagaimana perwakilan pemuda penggerak bangsa tersebut mensosialisasikan hal-hal yang ada di daerah masing-masing yang dirasa kurang dikenal khalayak ramai.IMG-20150907-WA0008[1]

Acara malam final pun diisi oleh tes kemampuan intelektual dari calon Mojang Jajaka dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dewan juri yang hadir pada malam hari itu, yaitu akang Ivan Fadhilah, teteh Nurul Fadhilah, bapak Kustar Budi, ibu Nihrawati, dan bapak Jajang yang masing-masing dari dewan juri memberikan 3 pertanyaan yang nantinya akan dipilih secara acak oleh masing-masing pasang calon dan menilai wawasan serta sikap dan pembawaan dari para kandidat Mojang dan Jajaka yang ada.

Perasaan tegang diakhir acara, akhirnya diumumkan Rina Angraeni dan Muhammad Farij Nur Ihsan sebagai Mojang dan Jajaka Pinilih 2015. Mojang Jajaka Pinilih ini telah memenuhi kriteria dan memiliki wawasan yang luas serta dapat menguasai tiga bahasa yang harus dikuasai yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan basa Sunda. Harapan dan doa yang disampaikan oleh Mojang Jajaka Pinilih 2015 dan pemberian selempang Mojang Jajaka Pinilih 2015 menjadi penutup acara ini.

(Morr is)