JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

Hiburan Recent Update

Fenomena "Doppelganger"

Doppelganger

Taukah kalian apa yang dimaksud dengan doppelganger? Doppelganger berasal dari Bahasa Jerman yang berarti Double Walker. Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang secara fisik atau pun kebiasaannya memiliki kesamaan dengan orang lain. Selain itu, istilah ini juga digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri sendiri yang dapat dilihat oleh seseorang.

Dalam berbagai hal, doppelganger yang merujuk pada bayangan ini sering dianggap sebagai tanda kematian. Bayangan ini berbeda dengan hantu, karena saat melihat hantu kita melihat raga seseorang yang telah meninggal. Seperti yang dilansir dalam apakabardunia.com, beberapa tokoh dunia dikatakan mengalami peristiwa ini sebelum meninggal, diantaranya Ratu Elizabeth I.

Dalam penelitiannya, Dr. Peter Brugger mengatakan peristiwa ini dapat terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stress, kesepian, atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor. Hal ini pula lah yang menyebabkan anak kecil biasanya memiliki teman imajiner.

Sedangkan doppelganger juga sering digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang memiliki wajah yang sangat mirip dengan yang lainnya, walaupun mereka tidak memiliki hubungan darah sekalipun, berbeda halnya dengan kasus kembar identik. Banyak orang percaya bahwa setiap manusia memiliki 7 kembaran di dunia ini. Tapi benarkah demikian?

Jika dilihat dari kemungkinan yang ada, saat ini populasi manusia di dunia sudah menyentuh angka 7 miliyar jiwa. Wajar jika ada beberapa manusia yang memiliki wajah yang sangat mirip. Bagi ilmu pengetahuan, kesamaan dalam wajah manusia adalah hal yang wajar. Kesamaan ini juga bisa kita jumpai pada musik, hanya ada 7 not dasar, namun dari sini jutaan lagu telah tercipta. Jadi jika kita menemukan satu atau dua lagu yang mirip, maka hal itu bukanlah sesuatu yang aneh.

Salah seorang fotografer yang tinggal di Quebec, Kanada, Francois Brunelle, telah merancang sebuah project unik yang dalam pengerjaannya membutuhkan waktu selama 12 tahun, yaitu mempertemukan beberapa pasang orang yang memiliki wajah mirip tetapi sama sekali tidak ada hubungan darah dan memotretnya dalam satu frame. Project yang bertajuk “I’m not a look a like” ini dibuat karena ketertarikkannya dalam meneliti karakteristik wajah manusia. Berikut ini adalah foto-foto hasil karya Francois.

Francois Brunelle - Doppelganger

(Chy)