JURNALIKA

Jurnalistik Politeknik AKA Bogor

AKA Hari Ini Recent Update

Teaching Industry di Lab Uji

Lab Uji Politekik AKA bogor
Teaching Industry di Lab Uji

Politeknik AKA, Laboratorium uji atau Lab Uji berdiri pada tahun 2004 sesudahnya setahun AKA dipindahkan ke Tanah Baru tepatnya tahun 2003. Terakreditasi mulai dari tahun 2009 sampai sekarang yang di pimpin seorang manajer yaitu Reza Mulyawan (34tahun). Akreditasi berlaku tiap 5 tahun sekali yang di setiap tahunnya Lab uji di audit oleh AKA.

Alasan yang mendorong Lab Uji dibentuk salah satunya wadah sebagai teaching industry. Setiap kampus mempunyai vokasi yang harus mempunyai industri seperti halnya di lapangan sebagai analis kimia rata-rata bekerja dibidang analisis yang nantinya alumni-alumni bekerja di lab, dasar tersebut dibangunnya Lab Uji sebagai salah satu contoh industri yang berada di kampus.

“Lab Uji yang membedakan dengan Lab Uji lain yaitu kita bersaing dari segi mutu, disini kan kita punya janji seperti mengerjakan sampel sampai selesai tidak lebih dari 10 hari kerja, kalau misalnya laboratorium lain kerja sampai sebulan, disini maksimal 2 minggu tapi biasanya sebelum 2 minggu kita sudah beres lalu kita kontak ke clientnya. Disamping itu alat-alat kita lengkap jadi yang tidak ada di laboratorium lain itu ada di Lab Uji AKA “, tutur beliau.

Mengenai pegawai untuk Lab Uji AKA dari PNS yang pada umumnya dari alumni AKA, dan BLU (Badan Layanan Umum) yang juga alumni AKA dan alumni SMAK. Halnya BLU sebelum di terima untuk bekerja di Lab Uji, harus mengikuti tes dari AKA, lalu diambil yang terbaiknya setelah itu dinyatakan sah untuk bekerja di Lab Uji. Mayoritas Lab Uji AKA hampir lebih dari 50% alumni AKA.

Customer untuk Lab Uji diutamakan untuk alumni yang digunakan sebagai jaringannya. Maksudnya untuk alumni yang bekerja kalau mereka butuh jasa analisis bisa lanjut untuk dianalisis. Selain alumni, Lab Uji bekerja sama dengan PEMDA dan Kawasan Industri.

Bicara Lab Uji, produk yang dianalisis umumnya paling banyak tentang lingkungan, misalnya air, udara, dan kebisingan. Dalam hal air yang dianalisis dibagi 3 yaitu air minum, air limbah, dan air sumur. Masing-masing untuk standar acuannya berbeda-beda, halnya air minum dan air sumur standar acuannya dari KEMENKES.

“Lab uji selain tempat pengujian dari luar, kita disini juga melaksanakan pengujian untuk dosen-dosen yang ingin melakukan penelitian. Salah satunya Bu Ocha, Bu Hera, dan Bu Foli , jadi mereka kirim sampel kesini kita analisis keluar hasilnya, hasil datanya dapat di publish ditempatnya masing-masing,”, ujar beliau (25/06). -LM-